Gubernur, Kapolda dan Pangdam V Brawijaya Jatim Cek Posko Penyekatan Larangan Mudik di Ngawi | Jatim TIMES

Gubernur, Kapolda dan Pangdam V Brawijaya Jatim Cek Posko Penyekatan Larangan Mudik di Ngawi

May 08, 2021 15:36
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim,melakukan pengecekan posko check point penyekatan larangan mudik lebaran 2021 di exit tol Ngawi.Foto Satria Romadhoni/jatimTIMES
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim,melakukan pengecekan posko check point penyekatan larangan mudik lebaran 2021 di exit tol Ngawi.Foto Satria Romadhoni/jatimTIMES

NGAWITIMES - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Sabtu (8/5/2021) siang, mengecek posko check point penyekatan larangan mudik lebaran 2021 di exit tol Ngawi

Pada umumnya masyarakat sudah memenuhi kewajiban dengan membawa surat tugas dari perusahaan dan surat keterangan bebas Covid-19.

Baca Juga : Film Terbaru Ice Paris dan Tor Bertajuk "Ghost Lab" akan Tayang 26 Mei

Dalam kesempatan itu Gubernur Jatim bersama Kapolda dan Pangdam, sempat melakukan pengecekan secara langsung kepada masyarakat yang melakukan mudik dengan memeriksa surat-surat dari perusahaan maupun surat bebas Covid-19.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyatakan, bahwa hari ini bersama Gubernur dan Pangdam melakukan pengecekan di posko check point penyekatan larangan mudik lebaran 2021 di exit tol Ngawi.

"Melaksanakan pengecekan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran pada tahun ini. Dimana mulai tanggal 6-17 Mei 2021 dilakukan penyekatan, sementara personil yang terlibat yakni gabungan dari TNI, Polri dan Pemda," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Sabtu (8/5/2021) siang,

Lanjut kapolda, kami melihat masyarakat sudah melaksanakan kewajibannya dalam memenuhi administrasi. Yaitu membawa surat keterangan bebas Covid-19 dan membawa surat tugas dari instansi atau perusahaannya masing-masing.

"Ada lima hal yang sudah saya diskusikan bersama Ibu Gubernur dan Pangdam V Brawijaya. Pertama terkait Salat Id, Tempat Wisata, daerah religi, kunjungan sanak saudara dan daerah wisata religi," lanjut Nico.

Baca Juga : Niat, Hukum, Tata Cara dan Ketentuan Pelaksanaan Mengganti Puasa Ramadan

Ditambahkannya, bahwa setelah melaksanakan lebaran nanti, akan dilaksanakan tradisi "kupatan". Kiranya seluruh masyarakat bisa melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes). "Harapannya, pasca pelaksanaan mudik Covid-19 agar tidak kembali naik," tambahnya.

Selain itu arus mudik lebaran pada tahun ini, diprediksi pada tanggal 6 dan 7 Mei 2021 kemarin adalah puncak mudik lebaran. Dan hari ini, di hari ketiga mudik lebaran mengalami penurunan 40-50 persen. "Diperkirakan akan kembali naik setelah tanggal 17 Mei 2021 setelah lebaran, di mana masyarakat melakukan arus balik," tutup kapolda.

Topik
Khofifah Indar Parawansa suharyanto nico afinta larangan mudik exit tol ngawi

Berita Lainnya