Cara Asyik Ngabuburit dengan Vespa, Jadi Trend Menikmati Senja di Kota Blitar | Jatim TIMES

Cara Asyik Ngabuburit dengan Vespa, Jadi Trend Menikmati Senja di Kota Blitar

May 04, 2021 20:11
Anak-anak Vesmod Indonesia singgah di City Walk Makam Bung Karno.(Foto : dok/BlitarTIMES)
Anak-anak Vesmod Indonesia singgah di City Walk Makam Bung Karno.(Foto : dok/BlitarTIMES)

BLITARTIMES- Ada banyak hal yang bisa dilakukan saat menunggu berbuka puasa. Salah satunya dengan ngabuburit menikmati sore di Kota Blitar menggunakan Vespa.

Ya, tak hanya berlomba-lomba berburu pahala, bulan Ramadan juga banyak diisi oleh masyarakat dengan beragam aktivitas seru sembari menunggu adzan maghrib berkumandang. Orang-orang sering menyebutnya dengan istilah ngabuburit.

Baca Juga : Jadi Khas di Hari Lebaran, Terungkap Alasan Sosok Ayah Tak Pernah Tampil di Kaleng Biskuit Khong Guan

Di Indonesia, ngabuburit bukan sekedar aktivitas biasa. Ngabuburit sudah menjadi tradisi di bulan Ramadan. Aktivitas ini biasanya dilakukan saat puasa Ramadan, khususnya jelang detik-detik berkumandangnya adzan. Istilah ngabuburit sendiri, lebih familiar di kalangan anak-anak dan remaja yang punya lebih banyak waktu senggang. Waktu senggang inilah yang biasa mereka isi dengan ngabuburit.

Secara historis, kata ngabuburit sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Sunda “burit” yang memiliki arti waktu menjelang sore. Secara keseluruhan ngabuburit merupakan singkatan dari “ngalantung ngadagoan burit” yang memiliki arti bersantai-santai menunggu waktu sore.

Dalam perkembangannya, aktivitas ini kemudian banyak dilakukan di bulan puasa Ramadan. Banyak kelompok masyarakat yang kemudian memiliki tradisi ngabuburit masing-masing. Diantaranya seperti yang dilakukan komunitas Vespa Modern (Vesmod) Indonesia. Komunitas yang berpusat di Blitar ini mengisi ngabuburit dengan riding keliling Kota Blitar.

“Ngabuburit, kalau di kalangan anak motor istilah kerennya ngabuburide. Sejak jauh-jauh hari memang telah kita rencanakan di bulan Ramadan ini. Ngabuburide kita laksanakan dengan penerapan protokol kesehatan. Wajib masker, tetap jaga jarak dan tentunya safety riding,” ungkap Ketua Vesmod Indonesia, Yossytama Kurniawan, Selasa (4/5/2021).

Sejumlah destinasi wisata disinggahi anak-anak Vesmod di aktivitas ngabuburide kali ini. Diantaranya Istana Gebang, City Walk Makam Bung Karno, Taman Pecut dan Blitar Park. Selama singgah di tempat wisata, aktivitas diisi dengan foto-foto dan menikmati suasana sore yang sejuk di Bumi Bung Karno. Ngabuburide ditutup dengan buka puasa bersama di Blitar Park.

Baca Juga : Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah

“Tujuan lain dari ngabuburide ini tak lain adalah refreshing. Banyak anggota kita yang aktivitasnya tinggi. Ada yang PNS, pengusaha ternak dan ada pula yang pengusaha travel wisata seperti saya,” terangnya.

Lebih dalam Yossytama menyampaikan, kegiatan ngabuburide dan buka puasa bersama ini komunitasnya tetap mengacu pada peraturan pemerintah untuk patuh protokol kesehatan. Tak hanya saat riding, dirinya juga mengimbau anggotanya untuk selalu disiplin protokol kesehatan di setiap aktivitas. 

“Anggota kita ini sebenarnya banyak. Ada sekitar 40 orang. Tapi yang ikut riding tadi tidak banyak, hanya sekitar 6 Vespa saja. Lainya ada yang menyusul ke tempat kita buka puasa bersama. Inti dari acara kita ini adalah silaturahmi. Apapun situasinya silaturahmi harus tetap terjalin karena budaya bangsa kita adalah gotong royong.  Kalau situasinya pandemi Covid-19 seperti saat ini silaturahmi ya tentu harus prokes,” pungkasnya.

Topik
NGABUBURIT puasa Ramadan Kota Blitar komunitas vespa ngabuburide

Berita Lainnya