Kelabui Petugas Dengan Simpan Sabu di Mouse Komputer, Pengedar Asal Kota Malang Ditangkap di Blitar | Jatim TIMES

Kelabui Petugas Dengan Simpan Sabu di Mouse Komputer, Pengedar Asal Kota Malang Ditangkap di Blitar

May 03, 2021 15:25
Polisi menunjukkan barang bukti sabu dan mouse komputer.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Polisi menunjukkan barang bukti sabu dan mouse komputer.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

BLITARTIMES - Modus operandi pengedar narkotika semakin beragam. Baru-baru ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Blitar Kota mengungkap peredaran narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam mouse komputer.

Informasi yang dihimpun kepolisian, modus menyimpan sabu-sabu di dalam mouse komputer terkuak setelah polisi menangkap Anom Penatas alias Anom (27) warga Jl. Muharto II/5 01/07 Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Aksi Anom mengedarkan sabu-sabu di wilayah Kota Blitar tercium setelah polisi menerima informasi dari masyarakat.

Baca Juga : Kembangkan Potensi Daerah di Masa Pandemi, Pemkab Blitar Gelar Kampung Ramadan

Tak menunggu lama, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menggrebek sebuah rumah di Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Saat digerebek, polisi sempat kesulitan menemukan barang bukti sabu milik Anom.

“Kami sempat kesulitan menemukan barang bukti. Tapi kami tak menyerah begitu saja. Kami lakukan pengecekan lagi dengan menggeledah satu persatu barang milik pelaku. Dan ternyata barang dia menyimpan sabu-sabu di dalam mouse komputer," ungkap Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan, Senin (3/5/2021).

Dikatakanya, setelah dilakukan pengecekan diketahui di dalam mouse komputer itu terdapat 1 kantong plastik isi 0,42 gram sabu, 1 kantong plastik isi 0,42 gram sabu dan 1 kantong plastik isi 0,23 gram sabu.

“Mouse komputer itu ternyata hanya bentuknya saja yang menyerupai mouse komputer. Barang tersebut aslinya adalah sebuah timbangan digital yang telah dimodifikasi untuk mengelabuhi petugas," paparnya.

Baca Juga : Pulang ke Kota Batu, Pekerja Imigran Taiwan Jalani Isolasi Mandiri

Pelaku Anom tak dapat mengelak lagi setelah polisi membongkar modus operandi yang dilakukanya. Dia beserta barang bukti sabu kemudian diamankan ke Mapolres Blitar Kota. Saat diperiksa petugas, Anom mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang kini  masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Akibat perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 dan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dia terancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun,” pungkas Yudhi.

Topik
Pengedar Narkotika Polres Blitar Kota mouse komputer Kota Blitar Kota Malang

Berita Lainnya