Jelang Pekan Olahraga Paralympic, Atlet Penyandang Disabilitas Jalani Vaksinasi | Jatim TIMES

Jelang Pekan Olahraga Paralympic, Atlet Penyandang Disabilitas Jalani Vaksinasi

Apr 28, 2021 15:33
Para atlit Disabilitas saat mengikuti vaksin.(eko arif s/Jatimtimes)
Para atlit Disabilitas saat mengikuti vaksin.(eko arif s/Jatimtimes)

KEDIRITIMES - Jelang pekan olahraga Paralympic, Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri mengadakan vaksin ke sejumlah pengurus dan atlet penyandang disabilitas. Vaksinasi digelar di RSU Daha Husada Kota Kediri pada Rabu, (28/4/2021). 

Dalam keteranganya, Nur Muhyar menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini merupakan bagian dari rangkaian program menjelang pelaksanaan Pekan Paralympic Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan  di Surabaya pada 20 hingga 24 Mei 2021.

Baca Juga : PWNU Jatim Serukan Tak Gelar Salat Idul Fitri di Zona Merah

Para atlet ini diikutsertakan untuk divaksin karena sebelumnya dinyatakan sudah sesuai ketentuan. "Ya diikuti Kota Kediri, Atlet ada 9 orang dan pelatih 3 orang, nanti akan kita berangkatkan pada bulan depan, tanggal 20 Mei 2021," terangnya.

Para atlet Paralympic dari Kediri ini nantinya akan turun di cabang olahraga tenis meja, catur dan atletik. Agar dapat meraih prestasi yang lebih baik, Disbudparpora telah mempersiapkan segalanya terkait kebutuhan atlet.

“ Kita harus mempersiapkanya, dan beberapa cabang olahraga sampai sekarang masih intensif berlatih agar kembali meraih prestasi di level Jawa Timur,” ujar Nur Muhyar.

Dalam pelaksanaan Pekan Paralympic 2021 tingkat provinsi, Disbudparpora pasang target maksimal mempertahankan peringkat ke-2.

"Karena sebelumnya Kota Kediri juara 2," tutur Mersa Yona selaku Kasi Infrastruktur di bidang olahraga Disbudparpora Kota Kediri. 

Mersa Yona menilai Kota Kediri dalam cabang atletik mempunyai prestasi yang cukup membanggakan.

Baca Juga : Pengetatan Arus Mudik, Petugas Gabungan Cek Swab Antigen di Jalur Blitar-Malang

"Nanda adalah contoh atlet kita yang berprestasi. Nanti sudah ada penggantinya Rian yang sekarang ikut pelatihan bersama pusat di Solo. Nah targetnya kalau di Jawa Timur itu atletik pusatnya di Kota Kediri, mewakili provinsi," ujarnya.

Atlet penyandang disabilitas yang mengikuti Pekan Paralympic Provinsi Jawa Timur minimal berusia 14 tahun. Pada umumnya, kegiatan olahraga ini diikuti oleh tunadaksa dan tunagrahita.

Sebagaimana teknis persyaratan vaksinasi, ke-15 pengurus dan atlet penyandang disabilitas ini terlebih dahulu harus mengikuti sejumlah tahapan yang ditentukan oleh tim medis.

Mulai dari proses screening pendataan, pemeriksaan kesehatan, hingga penyuntikan vaksin jenis AstraZeneca.

Topik
Vaksinasi atlet paralympic Kota Kediri Jawa Timur

Berita Lainnya