Jumlah Bidang Bertambah, Wabup Malang Didik Gatot Subroto Ingatkan Masyarakat Terkait PTSL | Jatim TIMES

Jumlah Bidang Bertambah, Wabup Malang Didik Gatot Subroto Ingatkan Masyarakat Terkait PTSL

Apr 02, 2021 17:33
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (tiga dari kanan) saat menghadiri kegiatan pembangunan musala di Desa Tunjungtirto, Jum'at (4/2/2021) (foto: Humas Pemkab Malang for MalangTIMES)
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto (tiga dari kanan) saat menghadiri kegiatan pembangunan musala di Desa Tunjungtirto, Jum'at (4/2/2021) (foto: Humas Pemkab Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto mengingatkan masyarakat agar sertifikat yang masih berstatus perwakafan, tanah kas desa, atau tanah yang bisa terbiayai dengan dana desa (DD) atau anggaran dana desa (ADD) bisa segera diinventarisasi.

Didik mengatakan, bahwa saat ini pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL)  atau proses pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan agar segera diselesaikan. Hal itu agar program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terkait PTSL bisa berkembang ke wilayah lain.

Baca Juga : Regulasi Insentif dan Kemudahan Investasi, Bappeda Kota Malang Beri Sorotan

“Bila perlu Kecamatan Karangploso dan Singosari yang hari ini sudah mengawali proses PTSL lengkap dengan harapan bila program ini berkembang kecamatan yang lain nanti bisa diikuti oleh pemerintah desa yang lain,” kata Didik Gatot Subroto saat menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola Al Kariim yang bertempat di Dusun Losawi, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Jum'at (2/1/2021).

Pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Mushola Al Kariim, Didik menuturkan, bahwa Pemkab Malang dalam hal ini menyambut baik serta turut mendukung pembangunan musala wakaf tersebut. 

Pasalnya, hal itu akan menjadi contoh bagi wilayah lain untuk berbagi, selain itu juga bisa mendukung program pemerintah dalam menuntaskan target program PTSL yang jatuh pada Oktober 2021 nanti.

“Pada saat ini program PTSL sudah berlangsung, maka seluruh tanah wakaf yang ada di Tunjungtirto entah itu musala, masjid, TPQ dan yang lainnya yang sifatnya perwakafan agar segera didaftarkan dan diikutsertakan program PTSL,” ujarnya.

“Dengan harapan seluruh potensi yang berkaitan dengan perwakafan program PTSL yang pembiayaannya amat sangat murah nanti bisa diselipkan melalui Anggaran Desa atau Dana Desa,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala BPN Kabupaten Malang La Ode Asrfil mengatakan, pada tahun 2021 ini Kabupaten Malang kembali mendapatkan PTSL dari BPN Pusat sebanyak 97.225 bidang. Jumlah tersebut lebih besar jika dibandingkan tahun 2020 yakni hanya 40.760 bidang tanah.

“Saat ini terkendala dalam melakukan sosialisasi terkait PTSL, karena covid-19. Sehingga hal itu telah membatasi pertemuan dengan masyarakat yang akan menerima sertifikat tanah dari program pemerintah,” ujar La Ode.

Baca Juga : Berikan Rasa Aman Saat Beribadah, Polresta Malang Kota Terjunkan 300 Personel

Meski sempat terkendala, La Ode mengaku bahwa pihaknya optimis tahun ini bisa menuntaskan program PTSL. Dalam hal ini pihaknya melibatkan pihak ketiga dari Kantor Jasa Surveyor Kadaster Berlisensi (KJSKB) yang memiliki lisensi resmi pengukuran tanah. 

“Mereka sudah terjun langsung ke lapangan untuk pengukuran tanah. Sehingga dengan apa yang sudah dilakukan itu nantinya akan sebagai dasar mendaftarkan ke PTSL,” ungkapnya. 
 


 

 

Topik
Wabup Malang ptsl kabupaten malang jumlah bidang ptsl 2021 BPN Kabupaten Malang surveyor kadaster berlisensi berita ptsl berita kabupaten malang

Berita Lainnya