Rilis Kasus, Polres Tulungagung Ungkap Pemerasan Modus Open BO dan Peredaran Uang Palsu | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Rilis Kasus, Polres Tulungagung Ungkap Pemerasan Modus Open BO dan Peredaran Uang Palsu

Mar 19, 2021 17:32
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto saat rilis, Jumat (19/03/2021) (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)
Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto saat rilis, Jumat (19/03/2021) (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES - Polres Tulungagung merilis empat kasus yang berhasil diungkap baru-baru ini. Rilis yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Handono Subiakto itu ada sedikitnya 4 kasus. Rinciannya, satu kasus pencurian dengan pemberatan (curat), kasus pencurian biasa,  pemerasan dan kasus peredaran uang palsu.

"Dari empat kasus ini kita tetapkan 7 orang tersangka. Ini ada kemungkinan akan bertambah karena petugas kami di lapangan terus mengembangkan kasus ini," kata Handono, Jumat (19/03/2021) di halaman Mapolres Tulungagung.

Baca Juga : Jual Onderdil Sepeda Motor Secara Online, Ternyata dari Hasil Curian

Dua kasus yang menonjol di antara empat yang dirilis adalah pemerasan dan kasus uang palsu.

"Tersangka pemerasan ini dalam modusnya mengaku sebagai anggota polisi. Kemudian, menggunakan jasa open BO (prostitusi online) dan setelah korbannya dapat diperangkap ditakut-takuti lalu diperas guna mendapatkan keuntungan," ujar Handono.

Tiga pelaku masing-masing berinitial, AG (35) warga Perum Delta Kutoanyar Blok C Nomor 2, DS (37) warga Dusun Kedungwaru RT 01 RW 02 dan SJ (43) warga Dusun Dwiwibowo RT 03 RW 02 Kecamatan Kedungwaru.

Setidaknya telah ada lima lokasi (TKP) yang telah diakui tiga tersangka dalam kasus ini. Namun, diduga masih ada korban yang belum atau tidak melaporkan dalam kasus yang sama.

Kasus menonjol kedua adalah peredaran uang palsu yang dilakukan dua tersangka. Uang didapatkan dari bandar yang setiap nilai 1 juta dibeli dengan uang asli sebesar 400.000 rupiah. Dua orang tersangka yaitu YY (38) warga Gedangsewu RT 02 RW 01 Desa Pojok Kecamatan Campurdarat dan seorang lagi yakni perempuan berinitial TS (36) beralamat sesuai KTP di Pagarbukik, Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat Lampung.

"Bantuk uangnya mirip asli, jika malam hari akan sulit dibedakan. Masyarakat perlu berhati-hati dengan modus ini," tambah Handono.

Baca Juga : Dini Hari, Empat Tempat di Plosokandang Dibobol Maling

Dalam kasus upal ini, Polres Tulungagung akan terus mengejar darimana asal dua orang tersangka ini mendapatkannya.

Sedangkan kasus pencurian dan pemberatan, tersangka yang dirilis adalah pria asal Kabupaten Jember yang merupakan residivis kasus pencurian. Tersangka yang diketahui berinisial MP (29) tercatat sebagai warga Kecamatan Ajung Kabupaten Jember ini ditangkap karena diduga melakukan penipuan dan pencurian dengan modus menyamar sebagai petugas PLN gadungan.

Selain dihadiri Kasat Reskrim AKP Ardyan Yudo yang sebentar lagi akan mutasi ke Polres Blitar, juga hadir Kasat Reskrim penggantinya yakni AKP Christian Kosasih yang sebelumnya bertugas di Polres Jombang. 
 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Mapolres Tulungagung Polres Tulungagung

Berita Lainnya