Diduga dari Ayam Nasi Berkat yang Kedaluwarsa, Ini Gejala Lain Keracunan di Tulungagung | Jatim TIMES

Diduga dari Ayam Nasi Berkat yang Kedaluwarsa, Ini Gejala Lain Keracunan di Tulungagung

Jan 26, 2021 12:57
Bastomi, korban Keracunan saat menerima kunjungan petugas kesehatan Bendilwungu (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)
Bastomi, korban Keracunan saat menerima kunjungan petugas kesehatan Bendilwungu (Foto: Anang Basso/ TulungagungTIMES)

TULUNGAGUNGTIMES - Selain gejala sakit perut, mual dan diare, beberapa orang yang diduga keracunan nasi berkat di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung juga mengalami demam dan meriang. 

Hal itu diungkapkan oleh Bastomi (40) warga Nglegok Desa Wates salah satu warga yang sakit pasca makan berkat.

Baca Juga : Asosiasi Kepala Desa Geruduk Pendopo, Minta Target PBB Dievaluasi

"Daging ayamnya yang jadi lauk berkat ini baunya sudah agak membusuk, namun karena diberi bumbu tetap saja enak kita makan. Selain bau, juga sedikit ngiler atau berkeringat gitu," kata Bastomi.

Setelah mendapat nasi berkat, kebiasaan warga langsung menyantap. Namun, pagi harinya yaitu Senin (25/01/2021) kemarin dirinya mulai terasa tidak enak dan muntah-muntah. Setelah itu, Bastomi terasa sakit perut dan diare berkali-kali.

"Saya belikan obat di apotek, Alhamdulillah berkurang dan mereda," ujarnya.

Senada dengan Bastomi, warga yang lain yakni Riyanto (52) mengatakan adiknya juga mengalami gejala yang sama. Bahkan, parahnya saat diare, adik Riyanto ini sulit berhenti.

"Karena terus keluar, adik saya ini memakai pembalut (pampers) agar tidak bolak balik ke toilet," ungkapnya.

Baca Juga : Foto SBY "Jualan" Nasi Goreng Sempat Bikin Heboh, Ternyata Ini Faktanya

Baik Bastomi atau Riyanto mengatakan rata-rata warga yang memakan berkat yang sama mengalami keracunan. Bahkan, salah satu warga disebutkan harus dibawa ke rumah sakit akibat keracunan ini.

Pihak Puskesmas Bendilwungu bersama Pemerintahan Desa Wates telah datang door to door ke warga yang menjadi korban keracunan.

Petugas dan pihak desa melakukan serangkaian kunjungan ke korban untuk meminta keterangan sebelum memastikan langkah yang diambil dalam mengatasi masalah tersebut. 

Topik
kasus keracunan keracunan makanan keracunan ayam

Berita Lainnya