Deteksi Covid-19, Bupati Kediri Terpilih Siap Gelontorkan GeNose di Seluruh Puskesmas | Jatim TIMES

Deteksi Covid-19, Bupati Kediri Terpilih Siap Gelontorkan GeNose di Seluruh Puskesmas

Jan 22, 2021 17:46
Bupati baru Hanindhito Himawan Pramana saat memberikan keterangan kepada awak media.(eko arif s/Jatimtimes)
Bupati baru Hanindhito Himawan Pramana saat memberikan keterangan kepada awak media.(eko arif s/Jatimtimes)

KEDIRITIMES - Sebagai upaya dalam menekan penyebaran Covid-19 serta mengembalikan Kabupaten Kediri ke zona Hijau, Hanindhito Himawan Pramama Bupati Kediri baru periode 2021-2025 siap terjunkan GeNose di masing-masing Puskesmas se-Kabupaten Kediri.

GeNose merupakan alat pendeteksi virus Corona dengan cara mendeteksi Volatile Organic Compund (VOC), yang dibuat oleh para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Baca Juga : Berpotensi Menularkan Covid-19, Ratusan Kilo Sampah Masker Dibuang Bebas 

 

"Kita sudah menjalin komunikasi dengan salah satu pihak perguruan tinggi negeri. Di mana mereka telah mengeluarkan alat. Alat ini tingkat akurasi mendeteksi virus korona sudah 90 persen dan sudah mendapatkan izin edar dari kementerian kesehatan," kata Mas Dhito sapaan akrab Bupati terpilih Kediri  saat ditemui seusai penetapan rapat pleno terbuka Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020, Jum'at (22/1/21).

Dhito berharap, dengan adanya GeNose ini dapat memetakan mana masyarakat Kabupaten Kediri yang sehat dengan yang tidak.

"Bila sudah dapat terpetakan perihal itu, maka dapat dengan mudah kita melakukan penyembuhan dan terus menekan angka penularan," ungkapnya.

Sesuai dengan prioritas program kerjanya, Dhito memang akan lebih mengutamakan terkait penanganan Covid-19, selebihnya terkait progam lain. Bersamaan dengan itu, di masa 100 hari pertamanya bekerja sebagai Bupati Kediri seusai dilakukan pelantikan nanti, Dhito berkeinginan menjadikan Kabupaten Kediri ke zona hijau. 

Mengingat, Kabupaten Kediri dalam kurun waktu terakhir berada ke dalam risiko penularan tinggi menyangkut Covid-19, yakni berada di zona oranye dan merah.

Teknologi GeNose dalam deteksi Covid-19

Tidak seperti alat tes deteksi Covid-19 seperti PCR test, rapid test berbasis antibodi maupun rapid antigen. GeNose dikembangkan dengan mengidentifikasi virus korona dengan cara mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC).

Hal ini disampaikan oleh anggota Tim Pengembangan GeNose, Dian Kesumapramudya Nurputra. Dirinya mengatakan, bahwa VOC terbentuk oleh adanya infeksi Covid-19 yang keluar saat bernapas.

Baca Juga : Bupati Lumajang Hari Ini Mendonorkan Plasmanya 

 

Uji profiling GeNose menggunakan 600 sampel data valid di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta. Orang-orang diperiksa dengan menggunakan GeNose C19 ini lebih dulu diminta mengembuskan napas ke tabung khusus.

Selanjutnya, sensor-sensor dalam tabung tersebut akan bekerja mendeteksi VOC. Kemudian, data yang diperoleh akan diolah dengan bantuan kecerdasan buatan atau artificial intelligent hingga memunculkan hasilnya. Hanya dalam 2 menit, alat tersebut akan menunjukkan seseorang positif atau negatif Covid-19. 

Diketahui akurasi GeNose mencapai 97 dalam mendeteksi keberadaan virus korona melalui embusan napas.

 

Topik
bupati blitar terpilih teknologi genose genose deteksi covid 19 akurasi genose deteksi covid 19 berita covid 19 blitar genose siap diluncurkan ke puskesmas

Berita Lainnya