Usai Penetapan, Bupati Miliki Target 100 Hari Kerja Kabupaten Kediri Masuk Zona Hijau | Jatim TIMES

Usai Penetapan, Bupati Miliki Target 100 Hari Kerja Kabupaten Kediri Masuk Zona Hijau

Jan 22, 2021 14:34
Pasangan Bupati Kediri  Dhito-dewi saat memberikan keterangan kepada awak media.(eko arif s/Jatimtimes)
Pasangan Bupati Kediri Dhito-dewi saat memberikan keterangan kepada awak media.(eko arif s/Jatimtimes)

KEDIRITIMES - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati  Kediri 2020. Penetapan ini dilaksanakan di Ruang Kilisuci Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jumat (22/1/21).

Dengan penetapan ini, pasangan terpilih yakni Hanindhito Himawan Pramana sebagai Bupati dan Dewi Maria Ulfa sebagai Wakil Bupati Kediri. Keduanya akan menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati selama lima tahun ke depan.

Baca Juga : PPKM Diperpanjang, Wali Kota Kediri Instruksikan Evaluasi dan Sidak Perkantoran

Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri terpilih ini mengaku memiliki target di masa 100 hari kerja setelah dilakukan pelantikan kerja nanti. Di mana target tersebut ialah menjadi Kabupaten Kediri masuk di zona hijau dengan artian daerah yang memiliki tingkat penularan risiko Covid-19 sangat kecil atau tidak memiliki kasus baru.

"Saat ini status Kabupaten Kediri terhadap Covid-19 masih terbilang cukup tinggi. Kalau tidak masuk di zona merah kembali lagi ke zona oranye. Begitulah saya amati. Maka dari itu, saya memiliki target di masa 100  hari saya bekerja Kabupaten Kediri harus berada di zona hijau," ujarnya kepada Jatim Times.com, saat ditemui seusai penetapan.

Di samping itu, putra Sekretaris Kabinet RI, Pramono Anung ini membeberkan, jika prioritas program kerja pada masa awal jabatannya itu akan diperuntukkan sebagai upaya penanganan Covid-19.

"Untuk prioritas tadinya yang pertama memang mengarah ke infrastruktur, pertanian dan pariwisata. Namun sekarang saya ubah untuk Covid, Covid, Covid dan Covid baru yang lainnya. Mengingat kondisi Covid-19 masih naik turun di Kabupaten Kediri," ungkapnya.

Diketahui, pada Pilbup Kediri 2020, pasangan Dhito-Dewi merupakan calon tunggal. Pasangan calon ini didukung oleh seluruh partai politik pemilik kursi parlemen di DPRD Kabupaten Kediri dengan mengantongi 50 kursi parlemen. Sehingga menjadi lawan dalam kontestasi lima tahunan tersebut ialah kotak kosong.

Baca Juga : Beralih ke Daring Karena Ada Pegawai Terpapar Covid, Bupati Sanusi Instruksikan Swab Massal

Hasil pelaksanaan pemilihan pun dimenangkan oleh Paslon Dhito-Dewi dan ditetapkan melalui Keputusan KPU Kabupaten Kediri Nomor 2122/PL.02.6-Kpt/3506/KPU-Kab/XII/2020 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2020. Sedangkan, pasangan calon Dhito-Dewi mampu menang melawan memeperoleh 590.644 suara, sementara kolom kosong mendapat 181.155 suara. Jumlah total suara sah 771.799 dan suara tidak sah sebanyak 32.058.

 

Topik
KPU Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana penetapan bupati

Berita Lainnya