Seminggu Pelaksanaan PPKM, Kasus Covid-19 di Blitar Masih Tinggi | Jatim TIMES

Seminggu Pelaksanaan PPKM, Kasus Covid-19 di Blitar Masih Tinggi

Jan 18, 2021 13:45
Operasi yustisi gencar digelar di Blitar
Operasi yustisi gencar digelar di Blitar

BLITARTIMES - Kasus Covid-19 di Blitar Raya tampaknya belum kunjung mereda meski Kabupaten Blitar dan Kota Blitar telah memberlakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Satu minggu pasca pelaksanaan PPKM, kasus Covid-19 belum juga turun secara signifikan. 

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar mencatat tambahan kasus baru setiap harinya. Misalnya saja, pada data terakhir yang dirilis Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar,  Minggu (17/1/2021) lalu, dimana  tambahan kasus baru di Kabupaten Blitar mencapai 27 kasus. Tambahan kasus baru tersebut membuat dalam sepekan dihitung sejak pemberlakuan PPKM Kabupaten Blitar mencatat 407 kasus Covid-19 baru.

Baca Juga : Ada Warna Hitam dan Merah Tua di Peta Covid-19 Kabupaten Blitar, Ini Penjelasannya

“Ada tambahan kasus baru yang cukup tinggi. Berdasarkan catatan kami, Kecamata Kanigoro menjadi kecamatan dengan kasus paling tinggi, sehingga jadi zona hitam,” terang Juru Bicata Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, Senin (18/1/2021).

Di waktu yang sama, di masa pemberlakukan PPKM Kota Blitar juga  mencatat tambahan kasus baru. Hanya saja jumlah kasus di Kota Blitar cukup rendah yakni sebanyak 3 kasus baru positif Covid-19 sepekan selama pemberlakukan PPKM.

“Ada tambahan 3 kasus baru pada Minggu (17/1/2021),” jelas Ketua Harian Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto.

Tingginya tambahan kasus ini diduga akibat masih longgarnya penerapan protokol kesehatan di masa pemberlakukan PPKM. Pantauan di lapangan, meski Kabupaten dan Kota Blitar memberlakukan PPKM terlihat masih banyak masyarakat yang asyik nongkrong tanpa mematuhi protokol kesehatan. 

Baca Juga : Tegakkan PPKM, Dua Personel Satpol PP Ditempatkan di Setiap Kecamatan di Kabupaten Malang

Terbukti, petugas gabungan masih menemukan pelanggar dalam pelaksanaan operasi yustisi yang kembali diintensifkan selama pemberlakuan PPKM. Baru-baru ini ada sekitar 80 orang terjaring dan mendapatkan sanksi karena tengah asyik nongkrong di kafe tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Topik
kasus covid 19 blitar PPKM blitar Berita Blitar Hari Ini Berita Jatim

Berita Lainnya