Arema FC Buka Opsi Bubarkan Tim, Begini Tanggapan PSSI Jatim | Jatim TIMES

Arema FC Buka Opsi Bubarkan Tim, Begini Tanggapan PSSI Jatim

Jan 15, 2021 18:34
Pemain Arema FC saat berlaga sebelum kompetisi Liga 1 dihentikan karena adanya pandemi Covid-19 (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Pemain Arema FC saat berlaga sebelum kompetisi Liga 1 dihentikan karena adanya pandemi Covid-19 (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sekretaris Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur (Jatim) Amir Burhanuddin, memastikan jika klub yang berlaga di Liga Indonesia, khususnya yang ada di jatim tidak ada yang bubar.

Hanya saja, untuk keberadaan tim, Amir tidak menutup kemungkinan jika beberapa tim, khususnya yang ada di Liga 1 Indonesia bubar. Alasannya, apa lagi kalau bukan karena mogoknya kompetisi lantaran pandemi Covid-19.

Baca Juga : Arema FC Berharap Liga 1 Segera Berlangsung, Kuncoro: Mental Pemain Bisa Drop

”Jadi gini, kalau klubnya pasti tidak pernah akan bubar. Tapi kalau timnya (ada kemungkinan, red) bisa bubar,” ucapnya.

Seperti yang sudah diberitakan, sejumlah tim Liga 1 yang berlaga di musim 2020 telah menyatakan bubar dengan alasan tidak ada lagi pemasukan. Sederet tim kasta tertinggi di kompetisi Liga Indonesia yang memilih untuk membubarkan tim-nya tersebut, antara lain adalah Madura United dan Persipura Jayapura. 

Tidak hanya itu, Persebaya Surabaya yang meski tak mengumumkan pembubaran tim, namun klub berjuluk Bajul Ijo itu saat ini diketahui belum memberikan sinyal bakal memperpanjang kontrak para pemainnya. Bahkan, manajemen Persebaya Surabaya juga dikabarkan telah melepas hampir semua pemain asingnya. 

Terbaru, Arema FC juga berpeluang akan mengikuti jejak Madura United dan Persipura Jayapura yang membubarkan timnya.

Dalam pernyataannya, manager umum Arema FC Ruddy Widodo menyampaikan, jika alasan wacana pembubaran tim kebanggaan suporter Singo Edan ini lantaran kontrak para pemain dan pelatih akan habis pada bulan Februari 2021. Sehingga jika tak kunjung ada kepastian tentang kelanjutan kompetisi Liga 1 hingga bulan depan, maka tidak menutup kemungkinan Arema FC akan memilih untuk membubarkan tim.

Sementara itu, menurut Amir, bubar atau tidaknya tim saat ini sebenarnya sama saja. Sebab, sama-sama tidak bisa mengarungi kompetisi.

”Apa bedanya dengan terminologi timnya tidak latihan, kan sama saja. Tapi, tidak latihan ataupun bubar saya yakin klub itu akan punya manajemen sendiri. Kemudian berkoordinasi dengan head coach (kepala pelatih, red),” ungkapnya.

Dijelaskan olehnya, hasil koordinasi dengan kepala pelatih tersebut, akan memutuskan apakah akan diadakan latihan atau tidak, meski saat ini kompetisi sedang dihentikan.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, PSSI Jatim Usulkan Seluruh Kompetisi Liga Sepakbola 2020 Tak Dilanjutkan

”Dia (kepala pelatih) akan membuat kebijakan menarik timnya untuk latihan atau tidak. Nah itu tergantung dari perencanaan mereka akan berkegiatan (latihan) kapan,” imbuhnya.

Seperti yang sudah diberitakan, dalam rapat exco PSSI Provinsi Jatim yang diselenggarakan pada 12 Januari 2021 lalu, mengusulkan agar PSSI pusat mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kompetisi diseluruh kasta sepakbola pada musim 2020 lalu yang sempat terhenti karena adanya pandemi Covid-19.

Dijelaskan Amir, salah satu alasan dari usulan pemberhentian kompetisi diseluruh kasta Liga Indonesia tersebut, lantaran sebagian tim khususnya yang ada di Liga 3, mayoritas didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

”Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 itu saling berkaitan. Sedangkan klub di Liga 3 mayoritas berkegiatan menggunakan dana APBD. Jadi tidak mungkin APBD tahun 2021 dipakai untuk kegiatan dengan tajuk 2020 itu,” tandasnya.

 

Topik
arema fc bubarkan tim PSSI Jatim liga 1 indonesia ditunda Pandemi Covid 19 berita olahraga hari ini

Berita Lainnya