Wali Kota Mas Abu Sidak Proyek Sumur Bor yang Diusulkan ke Kementrian ESDM | Jatim TIMES

Wali Kota Mas Abu Sidak Proyek Sumur Bor yang Diusulkan ke Kementrian ESDM

Jan 14, 2021 19:20
Sumur bor dengan kedalaman 120-125 meter ini berada di Lebak Tumpang, Kelurahan Pojok, Kota Kediri. (Foto: Ist)
Sumur bor dengan kedalaman 120-125 meter ini berada di Lebak Tumpang, Kelurahan Pojok, Kota Kediri. (Foto: Ist)

KEDIRITIMES - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau sumur bor yang ada di samping Puskesmas Pembantu Kelurahan Pojok di Lebak Tumpang, Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Kamis (14/1/2021). Sumur bor dengan kedalaman 120-125 meter meupakan proyek hibah dari Kementrian ESDM. 

Saat tinjauan, Mas Abu panggilan akrab Abdullah Abu Bakar ini menceritakan sejarah pengajuan sumur bor bagi warga Kelurahan Pojok. “Pengajuan sumur bor di Lebak Tumpang Kelurahan Pojok ini, karena di sini tidak dapat terlayani oleh PDAM Kota Kediri. Alhamdulillah proses pembangunannya relatif cepat. Pas acara Kementerian ESDM di Yogyakarta bulan Oktober lalu saya ngomong ke Dirjennya. Ternyata pada bulan November langsung dilakukan pengeboran,” kata Wali Kota Kediri, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga : BREAKING NEWS! Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Wali Kota Kediri juga menyampaikan harapannya atas keberadaan sumur bor ini. “Dengan adanya sumur ini bisa membantu warga sekitar. Selain itu, jangan lupa untuk selalu dikelola dan dijaga dengan baik secara bersama-sama, baik warga maupun kelurahan,” pesan Wali Kota Kediri.

Pada kesempatan ini, Kepala Barenlitbang Kota Kediri Edy Darmasto menambahkan kondisi sebelum dibangunnya sumur bor hibah Kementerian ESDM ini.

“Selama ini, pemenuhan air bersih bagi masyarakat di wilayah tersebut disodet dan langsung dialirkan HIPPAM Sumber Tretes Lestari ke sambungan rumah tangga. Ketika musim kemarau debit air menurun drastis dan untuk melakukan pengeboran memerlukan upaya lebih karena muka air tanah cukup dalam,” tambah Edy Darmasto.

Setiap tahunnya warga lingkungan Lebak Tumpang Kelurahan Pojok ini, sering kekurangan air bersih apalagi saat musim hujan air yang berasal dari Sumber Tretes airnya keruh. Sedangkan pada musim kemarau cukup jernih, hanya jumlahnya terbatas. Untuk mendapatkan air bersih warga selalu meminta bantuan kepada BPBD, kelurahan, TPA dan DLHKP untuk menyuplai air bersih.

“Saya berharap tidak terjadi kekurangan air bersih lagi dan mampu menyuplai air bersih di lingkungan sekitar sumur karena sumur ini untuk kemakmuran dan kemaslahatan masyarakat,” kata Lurah Pojok Erly Maya Muryati.

Baca Juga : Tinjau Jembatan Ambrol, Wali Kota Malang Ungkap Penyebabnya

Keberadaan sumur bor penyedia air bersih ini sangat ditunggu oleh warga sekitar, Ketua RT 25 RW 05 Kelurahan Pojok Ahmad Kudori Muslih mengatakan bahwa pembangunan sumur bor ini selesai pada bulan Desember lalu dan sudah dimanfaatkan oleh warga sekitar.

“Kalau pagi ibu-ibu itu ambil air disini pakai jurigen, galon, timba. Harapan kita air ini bisa sampai ke seluruh RW 5 yang memiliki lima RT. Sementara yang berada di lingkup tandon ini hanya ada 2 RT yaitu RT 24 dan 25. Kebetulan tandon ini di RT 24,” ujarnya.

Turut mendampingi Wali Kota Kediri dalam peninjauan ini, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Zachrie Ahmad, dan Camat Mojoroto Bambang Tri Lasmono.

Topik
Berita Kediri Wali Kota Kediri Sumur Bor

Berita Lainnya