Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat mengunjungi lokasi di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kamis (14/1/2021).
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat mengunjungi lokasi di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kamis (14/1/2021).

BATUTIMES - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko minta segera dilakukan penanganan pada tanah longsor dan daerah rawan longsor. Hal itu disampaikan Dewanti saat mendatangi tempat tanah longsor dan rawan longsor di beberapa titik di Kecamatan Bumiaji, Kamis (14/1/2021).   

Dewanti menyebut penanganan yang dimaksud berupa jangka panjang dan pendek untuk segera dilakukan supaya tanah longsor tidak memakan korban.

Baca Juga : Cegah Persebaran Covid-19, Kapolresta Bersama Dandim Tinjau Kampung Tangguh Purwodadi

 

Untuk jangka pendek yang dihadapi oleh warga terkena dampak tanah longsor khususnya lansia dan anak-anak agar dievakuasi di tempat aman. “Orang sepuh untuk bisa ditempatkan di tempat aman, melihat kondisi tanah longsor yang membahayakan,” ucapnya. 

Jangka pendek selanjutnya akan dilakukan dengan penanaman pohon yang bisa menahan tanah di lokasi tanah longsor dan rawan longsor. “Jangka pendek menanam tanaman yang bisa menahan tanah,” tambah istri Eddy Rumpoko ini. 

Sedangkan untuk jangka panjangnya, dengan melakukan relokasi meskipun itu dirasa tidak mudah. Sebab harus ada persetujuan warga, mereka ingin direlokasi atau tidak. 

“Jangka panjangnya kalau bisa relokasi, tapi tidak mudah persetujuan atau warga mau setuju dipindah,”  imbuhnya. Langkah selanjutnya dengan mencari lokasi yang aman untuk warga tersebut di Kota Batu. 

Baca Juga : PPKM Berjalan, Portal Setiap Desa di Wilayah Hukum Polsek Bululawang Kembali Diaktifkan

 

Menurutnya ke depan perlu adanya koordinasi dengan dinas terkait agar bisa mewujdukan langkah-langkah jangka panjang. “Jangka pendek di tempat yang aman, jangka panjang bisa dikoordinasikan dinas terkait. Untuk anggaran, dianggarkan di dinas terkait. Lebih cepat lebih baik,” tutup politikus PDIP ini.

Dalam kunjungannya ini, Dewanti meninjau lokasi tanah longsor di Dusun Brau Desa Gunungsari, Dusun Kekep Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Kemudian dilanjutkan ke Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji dan berakhir di Tempat Pembuangan Kahir (TPA) Desa Tlekung, Kecamatan Junrenjo.