Gedung SMPN 03 Kota Blitar di Kelurahan Tanggung
Gedung SMPN 03 Kota Blitar di Kelurahan Tanggung

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memutar otak menyiapkan beberapa kebijakan dan langkah alternatif merespon meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Blitar. Salah satu langkah di antaranya mempersiapkan rumah isolasi alternatif.

Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengungkapkan, rumah isolasi alternatif rencananya akan menggunakan gedung SMPN 03 Kota Blitar di Jalan Ciliwung, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjen Kidul. 

Baca Juga : Dimulai dari Grahadi, Tingkat Sensivitas Vaksin Sinovac 65,3 Persen

“Kami terus menyiapkan langkah-langkah antisipasi karena perkembangan Covid-19 tidak bisa diprediksi. Salah satu upaya adalah dengan menyiapkan rumah isolasi alternatif. Mengingat kapasitas di rumah isolasi yang telah disiapkan sebelumnya sudah mulai penuh dan kami khawatir tidak lagi dapat menampung pasien Covid-19," kata Hakim, Kamis (14/1/2021).

Dikatakannya, Kota Blitar saat ini hanya memiliki satu rumah isolasi yakni asrama Poltekes Kota Blitar di jalan Dr. Soetomo, Kecamatan Sananwetan. Rumah isolasi itu memiliki  kapasitas sebanyak 122 pasien. Sementara RSUD Mardi Waluyo sebagai rumah sakit rujukan saat ini sudah mencapai kapasitas maksimum sehingga tak bisa lagi menampung pasien Covid-19. 

“Untuk penanganan pasien Covid-19 kami siapkan dua rumah sakit darurat yakni Puskesmas Kepanjenkidul dan Asrama Dosen Poltekes Kota Blitar. Ini upaya kami agar pasien Covid-19 bisa mendapatkan perawatan secara baik oleh tenaga kesehatan," pungkasnya.