Kapten Kesebelasan Persik Kediri Faris Aditama.(ist)
Kapten Kesebelasan Persik Kediri Faris Aditama.(ist)

KEDIRITIMES- Seiring ketidakjelasan kabar mengenai kapan kompetisi liga sepakbola Tanah Air akan kembali digelar, mengakibatkan sejumlah pemain sepakbola kalang kabut.

Bagaimana tidak, sumber keuangan mereka yang selama ini mengalir hanya dari hasil sepakbola, bila kompetisi terhenti akibat wabah Covid-19 seperti saat ini membuat mereka benar-benar alami masa sulit. 

Baca Juga : Tagar Ayo Main Lagi Viral di Medsos, Wujud Ungkapan Hati Pesepakbola

Bila hanya berpangku tangan, bukan tidak mungkin persoalan krisis ekonomi akan membawa dampak buruk bagi kelangsungan hidup mereka.

Tak ingin hal itu terjadi, Kapten Tim Kesebelasan Persik Kediri, Faris Aditama berniat untuk membuka usaha. Meski belum terpikirkan akan membuka usaha apa, namun jalan itu akan segera dilakukan Faris lantaran kondisi keuangan yang semakin mendesak.

"Iya karena kompetisi terhenti. Imbasnya pemasukan jadi tidak ada. Di satu sisi, sepakbola merupakan sumber pemasukan utama bagi kami," kata Faris kepada Jatim Times.com, saat dihubungi melalui telepon, Rabu (13/1/21). 

Pemain yang identik dengan nomor punggung 13 ini mengakui, selama libur kompetisi dirinya hanya memanfaatkan waktu untuk berkumpul dengan keluarga dan dipergunakan untuk  berlatih sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh.

"Jadi memang tidak ada kegiatan mas, di rumah saja. Cuma ini rencana ingin mau buka usaha agar tetap ada pemasukan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Faris pun berharap agar kompetisi dapat segera digulirkan. Selain rasa rindu akan atmosfir pertandingan. Mata pencaharian satu-satunya dengan bermain sepakbola adalah alasan kuat hampir sebagian besar pemain untuk meminta kompetisi kembali digulirkan.

Baca Juga : Plus Minus Jika PSSI Lanjutkan Kompetisi, Ini Kata Pelatih Persik

Diketahui, kompetisi sepakbola tanah air telah vakum semenjak 10 bulan lalu. Terhitung sejak pertengahan Maret 2020, penyelenggaraan kompetisi strata tertinggi sepak bola Indonesia itu ditangguhkan karena wabah virus corona.

PSSI dan PT LIB sebagai induk sepakbola tanah air dan operator kompetisi liga bukannya tanpa upaya untuk bisa memutar kembali kompetisi. Sebelumnya, sempat ada rencana lanjutan kompetisi digelar pada 1 Oktober 2020. Sayangnya, rencana tersebut gagal direalisasikan lantaran tidak keluarnya izin dari kepolisian.