DPC PDI Perjuangan Sudah Usulkan Tiga Nama untuk Kekosongan Kursi di DPRD Kabupaten Malang | Jatim TIMES

DPC PDI Perjuangan Sudah Usulkan Tiga Nama untuk Kekosongan Kursi di DPRD Kabupaten Malang

Jan 10, 2021 20:48
Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto (kiri) bersama Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Darmadi saat ditemui pewarta, Minggu (10/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 
Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto (kiri) bersama Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Darmadi saat ditemui pewarta, Minggu (10/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 

DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PDI Perjuangan Kabupaten Malang telah mengusulkan tiga nama kader PDI Perjuangan kepada jajaran DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PDI Perjuangan yang bertujuan untuk mengisi kekosongan kursi di DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang. 

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan bahwa tiga nama tersebut merupakan hasil dari mekanisme yang telah dilalui dan sesuai dengan aturan di internal PDI Perjuangan. 

"Tiga nama tersebut ada Pak Darmadi, Bu Tutik Yunarni dan Pak Busilan. Ketiga nama tersebut merupakan kader sekaligus pengurus di struktural DPC PDIP Kabupaten Malang," ungkapnya ketika ditemui awak media di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Minggu (10/1/2021). 

Disampaikan Didik bahwa ketiga nama tersebut juga menjabat di struktural DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang. Di antaranya, Darmadi selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang. Lalu untuk Tutik Yunarni selaku Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, serta untuk Busilan bertindak sebagai Ketua PAC (Pimpinan Anak Cabang) Kecamatan Kalipare. 

Sebelumnya, disampaikan oleh Didik bahwa juga terdapat nama Budi Kris. Namun yang bersangkutan tidak berkenan dan pada akhirnya keluar hasil tiga nama tersebut yang diusulkan ke DPP PDI Perjuangan untuk mengisi kekosongan kursi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Malang.  

Maka dari itu, kekosongan tiga kursi di DPRD Kabupaten Malang, yang nantinya juga akan mengisi kursi pimpinan yakni Ketua DPRD Kabupaten Malang, juga telah dirapatkan oleh pihak PDI Perjuangan yang akan dilakukan pada mekanisme PAW (Pergantian Antar Waktu). 

Didik mengatakan bahwa ketiga nama tersebut dipilih dua daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kabupaten Malang. "Dua itu dari dapil enam dan satu dari dapil tiga. Karena kan juga ada anggota kami yang berhalangan tetap atau meninggal," ujarnya. 

Sebelumnya juga sempat diberitakan, bahwa terdapat dua anggota DPRD Kabupaten Malang dari fraksi PDI Perjuangan yang menjadi korban peristiwa tabrakan di ruas tol Ngawi-Solo yakni Hariyanto dan Hari Sasongko. 

Selain anggota DPRD Kabupaten Malang, juga terdapat dua anggota DPC PDI Perjuangan lainnya yang juga meninggal dunia yakni Amari meninggal kecelakaan dan Mujiyono meninggal dikarenakan sakit. 

Sebelum meninggal, nama Amari sempat mencuat ke publik karena diproyeksikan bakal menggantikan posisi Didik Gatot Subroto sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang yang mundur dari jabatan dan keanggotaan di DPRD Kabupaten Malang untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020. 

Didik berharap, dengan usulan tiga nama kader terbaik dari PDI Perjuangan Kabupaten Malang, dapat disetujui oleh jajaran DPP PDI Perjuangan dan dapat mengemban tugas sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang serta mengabdikan diri kepada masyarakat luas Kabupaten Malang.

Topik
PDIP Kabupaten Malang

Berita Lainnya