KPU Banyuwangi Ingatkan Masa Kampanye Berakhir,  Minta Paslon Bersihkan APK | Jatim TIMES

KPU Banyuwangi Ingatkan Masa Kampanye Berakhir, Minta Paslon Bersihkan APK

Dec 05, 2020 19:37
Dwi Anggraeni Rachman, ketua KPU Banyuwangi, di Hotel Aston Banyuwangi. (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)
Dwi Anggraeni Rachman, ketua KPU Banyuwangi, di Hotel Aston Banyuwangi. (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)

Tahapan kampanye pemilihan pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Banyuwangi masa bakti 2020-2024 berakhir Sabtu (5/12) pada pukul 24.00. Setelah itu, tidak ada kegiatan kampanye lagi. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Banyuwangi sudah mengirimkan surat dan meminta tim pemenangan paslon untuk membersihkan alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di wilayah Banyuwangi. 

Baca Juga : Empat Hari Jelang Pencoblosan, Logistik Belum Distribusikan

Pernyataan tersebut disampaikan Dwi Anggraeni Rachman, ketua KPU Banyuwangi, setelah pelaksanaan eapat koordinasi antara KPU dengan stakeholder di Banyuwangi (forkopimda)  serta lembaga terkait dengan persiapan pemungutan suara dan penghitungan suara 9 Desember 2020 di Hotel Aston Banyuwangi Sabtu (5/12).

“Besok sudah masa tenang. Harapannya hari ini akhir pelaksanaan kampanye dari masing-masing tim pemenangan paslon dan mulai besok tidak ada lagi kegiatan kampanye dan lain-lain sampai dengan 8 Desember 2020 nanti,”jelas Dwi Anggraeni. 

Menurut wanita berjilbab itu, KPU sudah mengingatkan paslon melalui liaison officer atau petugas penghubung untuk secepatnya membersihkan APK. Termasuk mobil branding paslon Mas Yusuf-Gus Riza maupun Ipuk-H Sugirah.

Swi menambahkan, yang berhak memberikan sanksi bagi paslon yang melakukan pelanggaran dalam masa tenang adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Banyuwangi.

Sementara, Ketua Bawaslu Banyuwangi Hamim melalui pesan WhatsApp (WA) menjelaskan bahwa sesuai dengan Pasal 31 PKPU 11/2020: KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Bawaslu Provinsi dan/atau Bawaslu Kabupaten/Kota menertibkan dan membersihkan alat peraga kampanye paling lambat tiga hari sebelum hari dan tanggal pemungutan suara. ”Ini jelas. Ini ranah KPU sebagai leading sector-nya,” ucap Hamim. 

 

 

Topik
Berita Banyuwangi

Berita Lainnya