Kepala Desa Kendalbulur Anang Mustofa saat menyerahkan bibit padi program Sadewa
Kepala Desa Kendalbulur Anang Mustofa saat menyerahkan bibit padi program Sadewa

Meningkatnya pendapatan asli Desa (PADes) menjadi latarbelakang Kepala Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Anang Mustofa meluncurkan program SADEWA (Santunan Dari Desa Untuk Warga).

Dijelaskan oleh Anang, program Sadewa merupakan program subsidi dari Pemerintah Desa yang anggarannya diambil dari keuntungan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) atas pengelolaan unit usaha Nangkula Park.

Baca Juga : Gandeng PT. Wilmar Group Indonesia, Pemkab Mojokerto Panen Raya Padi Sistem Demplot

"Ada 4 subsidi dalam program Sadewa. Yaitu pertanian, pendidikan, kesehatan, dan PBB," ucap Anang usai peluncuran program Sadewa di Nangkula Park, Jum'at (4/12/2020).

Untuk Subsidi pertanian, terangnya, dibagikan pada warga sebanyak 654 pack bibit padi varietas legowo dan IR 42. Subsidi pertanian ini sebagai upaya meringankan beban operasional petani di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu petani Desa Kendalbulur Muntolib, merasa terharu atas bantuan benih yang diterimanya. Ia juga berterimakasih pada Pemdes Kendalbulur karena program itu bisa meringankan biaya operasional penanaman.

Peluncuran program SADEWA sekaligus genduri buka sawah yang sudah menjadi tradisi Desa Kendalbulur melalui lembaga adat. Petani, kelompok tani dan lembaga desa mengikuti agenda tersebut dengan harapan agar tanaman padi ke depan bisa menghasilkan secara lebih baik serta agar terhindar dari serangan hama.

Peluncuran program Sadewa juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung dan merupakan rangkaian dari upacara adat genduri buka sawah desa setempat.

Baca Juga : Penggunaan DD Sesuai Sasaran, Pemkab Tulungagung Raih Penghargaan dari Gubernur

Upacara adat itu, diselenggarakan dengan harapan tanaman padi bisa menghasilkan hasil panen yang baik serta terhindar dari serangan hama.