Pasukan Banser bersama aparat kepolisian saat melaksanakan apel di depan kediaman rumah ibunda Mahfud MD (Foto: Rozy/JatimTIMES.com)
Pasukan Banser bersama aparat kepolisian saat melaksanakan apel di depan kediaman rumah ibunda Mahfud MD (Foto: Rozy/JatimTIMES.com)

Menjadi sasaran unjuk rasa, rumah Ibunda Menkopolhukam RI Mahfud MD Siti Khotijah di Pamekasan kini dijaga ketat aparat kepolisian dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). 

Ketua PC GP Ansor Pamekasan Syafiuddin mengaku kecewa dan sangat menyayangkan tindakan yang mengatasnamakan umat Islam Pamekasan tersebut.

Baca Juga : Rumah Ibunda Mahfud MD di Pamekasan Madura Didatangi Massa

Kekecewaan itu karena massa aksi dianggap tidak tahu etika dan tidak punya rasa kemanusiaan sebagai orang yang mengaku umat islam dengan melakukan hal-hal yang dianggap dapat merugikan orang lain. "Orang tua Pak Mahfud sudah sepuh dan tidak tau apa-apa, seharusnya beliau dihargai," ungkapnya (Rabu (02/11/2020)

Selain itu menurut dia, Mahfud MD adalah salah satu putra terbaik Madura, yang perlu dikawal dan dijaga marwahnya dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, sehingga sangat tidak pantas diperlakukan seperti itu.

"Kami warga NU sangat menghargai kontribusi beliau terhadap bangsa, negara, Islam, NU dan Madura, untuk itu Banser akan menjaga kediaman Ibunda Pak Mahfud," tambahnya.

Baca Juga : Rumah Mahfud MD di Madura Didatangi Ratusan Warga, Tolak Pemanggilan Rizieq oleh Polisi

Sehingga pihaknya menegaskan akan mengirimkan 20 personel Banser setiap hari untuk menjaga kediaman ibunda Mahfud MD selama 24 jam selama situasi dan kondisi dianggap aman. "Banser akan berjaga di rumah ibunda Pak Mahfud nonstop selama 24 Jam," pungkasnya.