Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika (Dokumentasi MalangTIMES).
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika (Dokumentasi MalangTIMES).

Insiden air berbau solar juga mendapatkan sorotan tajam dari DPRD Kota Malang. Sebagai wakil rakyat, legislatif sempat menyampaikan rasa geram mereka atas layanan air bersih yang kembali menuai kritik dari pelanggan dan masyarakat.

Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, menyampaikan, dewan akan terus mengawal hingga insiden tumpahan solar tersebut benar-benar terselesaikan. Terutama pada aspek hukum yang saat ini sudah masuk pada ranah kepolisian.

Baca Juga : Pasien Sembuh Tidak Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Tembus 1.130

 

"Bagaimanapun juga, untuk aspek hukum harus terus dijalankan. Kami akan kawal ketat hingga benar-benar terselesaikan," tegasnya.

Made menyampaikan, jika Komisi B DPRD Kota Malang yang akan mengawal keberlangsungan proses hukum tersebut. Mengingat insiden tumpahan solar tersebut sangat merugikan pelanggan dan sangat berpotensi membahayakan.

Made juga menyampaikan, jika sebelumnya Komisi B DPRD Kota Malang telah melakukan hearing dengan manajemen Perumda Tugu Tirta Kota Malang atau PDAM Kota Malang. Salah satu poin yang ditekankan saat itu adalah memberikan kompensasi kepada seluruh pelanggan yang terdampak.

Besaran kompensasi saat itu yang diharapkan adalah sebesar 10 persen. Namun saat ini, Perumda Tugu Tirta Kota Malang sudah menetapkan memberikan kompensasi berupa diskon sebesar 7,5 persen. Hal itu sesuai dengan kemampuan PDAM Kota Malang.

"Kami masih belum sepakat dengan angka tersebut," jelas Made.

Lebih jauh politisi PDI Perjuangan itu menerangkan, jika dalam waktu dekat akan dijadwalkan kembali proses hearing dengan pihak manajemen Perumda Tugu Tirta. 

"Komisi B akan lakukan hearing lagi," jelas Made.

Baca Juga : Pangdam Jaya Minta FPI Dibubarkan, FPI Peringatkan TNI Soal Ini

 

Sebelumnya, Komisi B DPRD Kota Malang juga meninjau langsung Sumber Wendit pasca keluhan air berbau solar disampaikan pelanggan. Komisi B DPRD Kota Malang melakukan inspeksi mendadak pada Jumat (13/11/2020) lalu. 

Dari sidak tersebut, dewan menegaskan agar sistem keamanan di Sumber Wendit lebih diperketat lagi. Karena layanan air bersih tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama ribuan pelanggan PDAM Kota Malang yang selama ini selalu membayarkan kewajibannya.