Rambak Pisang Lumajang (Foto: Bramastyo Dhieka Anugerah / Jatim Times)
Rambak Pisang Lumajang (Foto: Bramastyo Dhieka Anugerah / Jatim Times)

UKM Lumajang makin kreatif saja dalam menciptakan produk berbahan lokal untuk bisa bersaing di pasaran. Pisang, yang merupakan buah khas Lumajang diolah menjadi rambak pisang oleh pelaku usaha Ahmad Luthfi.

Menurut Luthfi, untuk bisa bersaing di pasaran,  rambak pisang produksinya harus menggunakan pisang khusus, yakni Pisang Raja. “Kami memulai usaha ini pada tahun 2015, kini sudah ada 7 karyawan yang setiap hari membuat rambak pisang pada usaha yang kami kelola,” kata Ahmad Luthfi.

Baca Juga : Berawal dari Bahagiakan Istri, Hiasan Dinding Buatan Pemuda Blitar Tembus Pasar ASEAN

Dengan tujuh karyawan yang bekerja di perusahaannya, produk rambak pisang ini sudah berhasil dipasarkan ke sejumlah kota di tanah air, selain di Lumajang. Bahkan sekarang sudah mulai diminati oleh pembeli dari luar negeri, yakni Malaysia.

“Selama ini kita melakukan promo produk melalui media sosial, khususnya Facebook dan Instagram dengan nama Strudel Lumajang. Berkat binaan Dinas Koperasi dan Disperindag Lumajang, kami terus berkembang sampai pembeli dari luar negeri pun ada yang berminat dengan rambak pisang buatan kami,” kata Ahmad Luthfi.

Salah satu daya saing rambak pisang produksi Luthfi adalah harganya yang relatif terjangkau, baik untuk pasar lokal maupun pembeli dari luar negeri.

"Harga yang kami tawarkan ada kemasan 175 gram Rp 20.000 dan 500 gram Rp 40.000," kata Luthfi ketika di temui Jatimtimes, di tempat penjualan produknya di Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Baca Juga : Dukung UMKM Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah, BI Malang Gelar Pameran KKI

Bagi anda yang berminat dengan produk rambak pisang ini, ada bisa melihat produknya di akun Facebook dan Instagram Strudel Lumajang, atau bisa memesan melalui telepon 085-258-338-384.