Wali Kota Malang, Drs Sutiaji saat melihat pameran batik yang digelar oleh BI Malang (Hendra Saputra)
Wali Kota Malang, Drs Sutiaji saat melihat pameran batik yang digelar oleh BI Malang (Hendra Saputra)


Wali Kota Malang Drs Sutiaji menyebut bahwa perekonomian di 'Bhumi Arema' meningkat karena adanya peran dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Penilaian itu disampaikan Sutiaji saat memantau kegaitan Pameran UKM dan IKM yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) Malang beberapa hari lalu.

"Sekarangpun UKM dan IKM sudah menjadi catatan bahwa sebetulnya kontraksi ekonomi global Indonesia ini termasuk awal-awalnya ikut parah tapi sekarang juga ikut bangkit, karena dirasa bahwa ini ada UKM dan IKM," ujar Sutiaji.

Baca Juga : Dukung UMKM Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah, BI Malang Gelar Pameran KKI

Sutiaji juga berharap UKM dan IKM bisa diberi ruang untuk menjual karyanya sehingga perekonomian meningkat yang sesungguhnya bisa terjadi.

Wali Kota Malang penghobi bulutangkis ini juga berharap organisasi perangkat daerah (OPD) bisa ikut membantu UKM dan IKM dengan cara membeli produk yang dihasilkan untuk menjadi contoh bagi masyarakat. "Artinya (Pemkot Malang) memberikan ruang yang bebas kepada UKM dan IKM untuk bangkit. Yang kedua, OPD dan dinas-dinas terkait melakukan pembelanjaan pakai APBN maupun APBD sekarang boleh pakai DP, artinya untuk mendorong bagaimana tumbuh kembang UKM dan IKM," ungkapnya.

"Maka saya sudah menganjurkan dan mengharuskan kepada OPD bahwa belanja didahulukan kepada UKM dan IKM. Berkembang nanti kita juga ke pasar tradisional, harapan kami kita mempunyai optimisme," imbuhnya.

Baca Juga : Wali Kota Kediri Bersama Kadin dan BI Kediri Teken MoU Ekspor UMKM dengan Perusahaan Australia

Di sisi lain, Sutiaji juga mengapresiasi BI Malang yang telah memberikan dampingan dari bawah kepada UKM dan IKM dalam hal meningkatkan perekonomian. "Saya tadi tanya masalah ekspor itu juga didampingi sama BI, pendanaan dari OJK, artinya kolaborasi ini memang diperlukan perkembangan UKM dan IKM ini," pungkasnya.