NC, napi Lapas Kelas IIB Jombang saat hendak masuk mobil usai diperiksa penyidik Satreskoba Polres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
NC, napi Lapas Kelas IIB Jombang saat hendak masuk mobil usai diperiksa penyidik Satreskoba Polres Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Polisi telah memastikan narkoba dalam kerupuk pasir yang diselundupkan ke Lapas Jombang untuk NC (25) adalah sabu dan inex. Karena itu, NC dimungkinkan akan dijerat sebagai tersangka.

NC merupakan warga binaan Lapas Kelas IIB Jombang atas kasus narkoba dengan vonis 3 tahun penjara. Pada Rabu (11/11/2020) lalu, ia mendapat kiriman paket narkoba yang diselundupkan melalui kerupuk pasir dari seorang wanita misterius. Penyelundupan narkoba yang dilakukan itu digagalkan oleh petugas Lapas Jombang.

Baca Juga : Seorang Guru di Kabupaten Kediri Diamankan Polisi, Dilaporkan Penipuan Rekrutmen PNS

Ada tiga paket narkoba yang ditemukan di kerupuk pasir itu. Dua paket berisi 2 serbuk berwarna putih dan satu paket berisi 2 butir pil berwarna hijau.

Kasatreskoba Polres Jombang AKP Moch Mukid, mengungkapkan, pihaknya telah menerima hasil laboratorium forensik atas dua jenis narkoba itu. Hasil Labfor menunjukkan kalau serbuk putih tersebut merupakan narkotika jenis sabu-sabu, dan pil warna hijau tersebut merupakan inex.

"Hasil dari labfor sudah keluar. Hasilnya methamphetamine narkotika. Jenisnya sabu dan inex," terangnya kepada JatimTIMES, Jumat (20/11/2020).

Barang bukti yang ditemukan dalam kerupuk pasir saat hendak diselundupkan ke Lapas Jombang terbukti narkotika golongan I. Oleh karena itu, NC dimungkinkan untuk ditetapkan sebagai tersangka.

NC bisa dijerat dengan Pasal 114 dan Pasal 112 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Sekarang kan hasilnya sudah jelas hasilnya narkotika. Jadi (NC, red) bisa dimungkinkan jadi tersangka, karena narkotika," kata Mukid.

Sementara, Mukid mengaku telah mengantongi identitas pelaku yang menyelundupkan narkoba ke Lapas Jombang. Saat ini, pihaknya masih berupaya memburu pelaku.

Mukid juga akan memasukkan buronannya itu ke dalam daftar pencarian orang (DPO). "Pelaku belum kita tangkap. Nanti kita terbitkan DPO. Identitas sudah kita kantongi. Waktu itu sudah kita lakukan penggerebekan tapi kabur duluan," terangnya.

Baca Juga : Bergaya Pakai Mobil Rental, Pria Ini Gagahi Siswi SMA di Tulungagung hingga Hamil

Diberitakan sebelumnya, petugas Lapas Kelas IIB Jombang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan paket narkoba pada Rabu (11/11/2020) sekitar pukul 09.30 WIB. Penyelundupan itu terungkap saat petugas Lapas Jombang mencurigai bungkusan yang berisi kerupuk pasir yang dibawa wanita untuk NC, Napi dengan kasus narkoba. NC juga diketahui tidak satu kali ini menerima kiriman narkoba dari luar Lapas.

Pelaku menyelundupkan narkoba melalui kerupuk pasir yang direkatkan atara dua kerupuk. Seolah kerupuk terlihat lengket alami, namun di dalamnya terdapat rongga yang terisi sejumlah narkoba yang dibungkus lakban kecil. Kerupuk yang sudah dikemas sedemikian rupa itu, dicampur dengan kerupuk pasir lainnya dalam wadah tas kresek putih.

Ada tiga paket narkoba yang ditemukan di kerupuk pasir itu. Dua paket berisi 2 gram sabu dan satu paket berisi 2 butir pil berwarna hijau yang belum diketahui jenisnya.