Suasana Reses Anggota DPRD Tulungagung, Endriyani / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Suasana Reses Anggota DPRD Tulungagung, Endriyani / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Anggota DPRD Tulungagung melaksanakan reses dengan menyapa masyarakat Dusun Ngejring, Desa Pakisaji, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Kamis (29/10/2020) malam. Kehadiran wakil rakyat di tengah puluhan masyarakat itu bertujuan menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Kalidawir, Tanggunggunung, Pucanglaban dan Rejotangan.  

Dalam pelaksanaannya, Endriyani mengingatkan pelaksanaan reses dalam masa pandemi Covid-19 meminta warga yang hadir agar mematuhi prokes dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak. “Saya mohon maskernya digunakan, hal ini agar memutus rantai penularan Covid-19,” ujarnya. 

Baca Juga : AMTB Persoalkan Jabatan Kosong Wabup Tulungagung, Bupati: Itu Kewenangan Partai Pengusung

Seperti reses-reses sebelumnya, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini melakukan penyerapan aspirasi masyarakat atau konstituen di daerah pemilihannya masing-masing.

“Kita menampung aspirasi masyakarat di desa Pakisaji ini, nantinya akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir). Nantinya, kita akan menggunakan aplikasi e-pokir. Layanan e-pokir terintegrasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung,” jelas Endriyani yang didampingi kepala desa Ngobalan Siswanto dan Kepala desa Pakisaji, Sumadi.  

Menurut anggota komisi D ini, E-Pokir merupakan aplikasi yang akan diisi (diinput) masing-masing anggota legislatif sebagai penyampaian aspirasi dari masyarakat secara Online untuk kemudian ditindaklanjuti Badan anggaran (banggar) untuk di ajukan kepada eksekutif dalam perencanaan APBD. "Kali ini, pengajuan anggaran melalui proposal harus disampaikan dulu ke pemerintahan desa," ujarnya.

Kelangkaan pupuk yang dialami petani di Ngejring desa Pakisaji menjadi bahasan menarik, Endriyani menerima aspirasi dan keluhan itu dan akan memperjuangkannya. "Selain harus mengurus kartu tani (Kartani), sebaiknya segera meminta agar memasukkan ke RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok)," tuturnya.

Baca Juga : Tulungagung Masih "Simpan" Kawasan Kumuh, Terkendala Status Tanah Warga

Selain itu permintaan pembuatan saluran irigasi sepanjang 700 meter juga menjadi aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan di tahun anggaran berikutnya.