Disnakan Pemkab Blitar Gelar Pelatihan Budidaya Udang Vaname untuk Nelayan, Ini Tujuannya | Jatim TIMES

Disnakan Pemkab Blitar Gelar Pelatihan Budidaya Udang Vaname untuk Nelayan, Ini Tujuannya

Oct 28, 2020 13:23
Kunjungan lapang Disnakan Kabupaten Blitar bersama nelayan dan masyarakat pesisir ke Prigi Trenggalek dalam rangka belajar budidaya udang vaname
Kunjungan lapang Disnakan Kabupaten Blitar bersama nelayan dan masyarakat pesisir ke Prigi Trenggalek dalam rangka belajar budidaya udang vaname

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) melaksanakan pelatihan budidaya udang vaname skala rumah tangga kepada nelayan dan masyarakat pesisir. Pelatihan budi daya udang ini dipusatkan di Pantai Prigi, Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (27/10/2020). 

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, drh Adi Andaka, mengungkapkan pelatihan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan tambahan kemampuan dan keterampilan kepada nelayan dan masyarakat pesisir pantai di Kabupaten Blitar. 

Baca Juga : Pemkab Blitar Siapkan SOP Kegiatan Hajatan di Masa Pandemi

Pelatihan ini pihaknya juga mengajak pendamping teknis dan penyuluh perikanan. Dengan pelatihan ini diharapkan peserta bisa mendapatkan peluang usaha baru  yang potensial dikembangkan dan meningkatkan kesejahteraan. 

“Pelatihan budidaya udang vaname skala rumah tangga ini bisa dimanfaatkan ketika musim paceklik. Di musim paceklik itu nelayan tidak melaut karena cuaca tidak baik. Nah, ketika musim paceklik itu kami nelayan bisa mengembangkan usaha budidaya udang vaname ini untuk peluang usaha,” ungkap Adi Andaka. 

Rencananya Dinas Peternakan dan Perikanan akan melaksanakan pelatihan budidaya udang vaname ini secara bertahap. Tahap pertama adalah kunjungan lapangan yang bertujuan memberikan gambaran atau informasi kepada nelayan dan masyarakat pesisir tentang kegiatan usaha dan serta operasional budidaya udang vaname serta peluang pasar udang.

“Pelatihan tahap pertama ini yang kita laksanakan di Prigi kemarin. Dengan kegiatan ini kami berharap nelayan dan masyarakat pesisir mendapat gambaran dan tahu peluang usaha budidaya udang vaname,” tukasnya. 

Tahap kedua akan disampaikan materi teknis budidaya udang vaname, dan indikator-indikatornya. Sekaligus praktik untuk persiapan air dan treatment air untuk mempersiapan pakan alami tempat budidaya udang.

Baca Juga : Digitalisasi Sektor Pariwisata, Pemkab Blitar Dorong Pemuda Jadi Pandu Digital

Kemudian di tahap ketiga, Dinas Peternakan dan Perikanan akan melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik. Kegiatan ini akan rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan dari budidaya udang vaname.

“Nah, di tahap ketiga ini akan dilakukan penebaran benih udang menandai dimulainya kegiatan budidaya udang vaname oleh nelayan. Dan kami dari dinas akan melakukan pendampingan terus selama siklus budidaya udang vaname tersebut selama kurang lebih 3 bulan,” terang Adi. 

Sekedar diketahui, udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu varietas udang yang paling banyak diminati oleh petambak. Varietas ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan varietas udang lainnya, antara lain pertumbuhannya lebih cepat dengan masa pemeliharaan antara 90 – 100 hari. Kemudian tingkat daya hidup/survival rate (SR) tinggi, lebih adaptif/tahan terhadap kondisi lingkungan, dan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.(Adv/Kmf)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kabupaten Blitar budidaya udang vaname Budidaya udang dinas peternakan blitar

Berita Lainnya