Barisan Pemuda Bangkalan saat mendatangi kantor PLN UP3 Pamekasan. (Foto/ Redaksi JatimTimes)
Barisan Pemuda Bangkalan saat mendatangi kantor PLN UP3 Pamekasan. (Foto/ Redaksi JatimTimes)

BANGKALANTIMES - Barisa Pemuda Bangkalan melakukan aksi demonstrasi di kantor PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kabupaten Pamekasan, Senin (26/10/2020).

Kedatangan mereka ke PLN UP3 Pamekasan itu untuk menyampaikan keluh kesahnya tentang persoalan listrik yang terjadi di Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga : Polsek Palengaan Ajak Masyarakat Pamekasan Jadi Penggerak 3M

Koordinator aksi Barisan Pemuda Bangkalan Dedi Yusuf mengatakan, ada tiga persoalan yang mereka bawa pada aksi kali ini. Pertama, mereka mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman terhadap listrik tanpa adanya konfirmasi sehingga hal itu dianggap merugikan masyarakat.

Kedua, Dedi melanjutkan, banyaknya masyarakat di pelosok desa yang belum mendapatkan jaringan listrik sehingga mereka harus menarik kabel 1 km sampai 3 km dari tiang. "Hal ini karena belum ada perluasan jaringan listrik sampai ke pelosok desa di Bangkalan," ujarnya.

Ketiga, masalah tunggakan listrik yang sangat tinggi, per bulan September 2020. Dedi menyebutkan, jumlah tunggakan listrik di Bangkalan mencapai Rp 2.200.000.000. "Pada intinya, kami ke UP 3 Pamekasan untuk koordinasi dan menyampaikan persoalan yang terjadi di Bangkalan," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Umar -salah satu perwakilan PT PLN UP3 Pamekasan- mengatakan, dari UP 3 Pamekasan, tunggakan yang banyak PLN di Bangkalan itu ada di pemda. "Terus masalah perluasan jaringan listrik. Lrang PT PLN masih keterbatasan anggaran karena covid-19," ucapnya.