Mirah dirawat intensif di rumah sakit
Mirah dirawat intensif di rumah sakit

Identitas wanita yang ditemukan dengan tubuh penuh luka di bawah jembatan di Kecamatan Wonotirto akhirnya terkuak. Wanita tersebut bernama Mirah (49) warga Desa Deyeng, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Diketahui Mirah adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, Mirah meninggalkan rumah sejak Sabtu (24/10/2020). Saat pergi, Mirah tidak pamit kepada keluarganya. Pihak keluarga baru mengetahui keberadaan Mirah setelah melihat postingan di sejumlah media sosial. 

Baca Juga : Jalan Bergelombang, Pengendara Kritis Usai Alami Laka Tunggal di Jalur Jember-Surabaya

“Pihak keluarga menemukan Mirah setelah melihat postingan di sejumlah media sosial. Ada kerabat korban yang mengenali lalu disampaikan kepada keluarga korban," ungkap Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi, Senin (26/10/2020).

Dikatakanya, pihak keluarga korban sudah menghubungi Polres Blitar. Pihak keluarga kemudian mendatangi korban yang dirawat intensif di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. “Korban sudah bertemu keluarganya. Pihak keluarga datang ke RSUD Ngudi Waluyo tempat di mana korban dirawat,” jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, warga di Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, dikejutkan dengan ditemukannya seorang wanita tanpa identitas yang terbaring dengan penuh luka di tubuhnya. Wanita tersebut ditemukan di bawah jembatan perbatasan dua desa, yakni Desa Ngeni dan Desa Ngadipuro. 

Wanita tersebut ditemukan pada Minggu (25/10/2020) sekitar pukul 11.30 WIB. Keberadaan wanita malang itu pertama kali ditemukan petani yang baru pulang dari kebun. 

Saat melintas di jembatan, seorang warga bernama Mujio kaget mendengar suara rintihan dari bawah jembatan. 

Baca Juga : Penuh Luka, Mrs X Tergeletak di Bawah Jembatan

“Saksi bernama Mujio mendengar suara orang merintih. Saat dicek, dia kaget karena di bawah jembatan ada orang terbaring dengan penuh luka. Saat didekati, korban mengalami luka di bagian kepala dan ada sepeda ontel di dekatnya,” ungkap Kasubag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi. 

Mujio kemudian meminta bantuan kepada warga setempat untuk mengangkat korban. Perangkat desa setempat kemudian membawa korban yang tak sadarkan diri ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, untuk mendapatkan penanganan secara medis.