Kondisi korban meninggal dunia atas nama Mochamad Choliq (50) yang ditutup oleh terpal, Sabtu (24/10/2020). (Foto: Istimewa) 
Kondisi korban meninggal dunia atas nama Mochamad Choliq (50) yang ditutup oleh terpal, Sabtu (24/10/2020). (Foto: Istimewa) 

Peristiwa kecelakaan kembali terjadi di Kabupaten Malang. Kali ini menimpa dua sepeda motor. Motor trail berjenis Honda CRF terlibat kecelakaan dengan motor berjenis Honda Revo di sekitar Masjid Jami' Tumpang, Kabupaten Malang.

Motor trail dengan nomor polisi N-2149-EAM dikendarai oleh Mochamad Choliq (50) warga Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Sedangkan untuk motor Revo dengan nomor polisi AG-3284-BL dikendarai oleh Moh. Rosyid Ali (33) warga Dusun Curahampel, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Sempat Landai, Pasien yang Meninggal Akibat Covid-19 di Kabupaten Malang Kembali Bertambah

Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto mengatakan bahwa peristiwa kecelakaan yang melibatkan dua unit sepeda motor tersebut terjadi pada hari Sabtu (24/10/2020) sekitar pukul 14.15 WIB.

Mendapatkan laporan terjadi kecelakaan di wilayah Kecamatan Tumpang, Agus bersama rekan-rekannya mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Setelah olah TKP, Agus menjelaskan kronologi kecelakaan antara dua sepeda motor tersebut.

"Pengemudi sepeda motor Honda CRF melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Desa Tumpang. Saat mendahului kendaraan didepannya yang sedang berhenti memberi kesempatan motor Honda Revo yang melaju lurus pertigaan berbelok ke utara, hingga terjadi benturan," jelasnya ketika dikonfirmasi pewarta, Minggu (25/10/2020).

Agus menambahkan bahwa saat terjadi benturan, mengenai bagian depan motor Honda CRF. Sedangkan untuk motor Honda Revo terkena bagian depan samping kanan kendaraan. 

"Akibatnya pengendara motor Honda CRF Mochamad Choliq mengalami luka pada dada dan meninggal dunia di TKP. Selanjutnya di bawa ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar, red) Kota Malang," terangnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan kepada kedua belah pihak yang terlibat dalam kecelakaan, Agus menuturkan bahwa korban atas nama Mochamad Choliq pengendara Honda CRF tidak membawa SIM (Surat Ijin Mengemudi) dan helm. Akan tetapi membawa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Baca Juga : Dua Gadis Belia Tewas Terseret Arus Sungai Plered

"Sedangkan untuk pengendara Honda Revo atas nama Moh. Rosyid Ali membawa STNK, SIM C dan helm," ujarnya.

Peristiwa kecelakaan ini disampaikan Agus bahwa murni disebabkan oleh kurang berhati-hatinya pengendara motor Honda CRF yang mendahului kendaraan di depannya.

Sedangkan kendaraan di depannya berhenti untuk memberikan jalan pengendara motor Honda Revo untuk menyebarang berbelok menuju arah utara. Karena dari pemeriksaan, kendaraan dalam kondisi baik, cuaca juga sedang cerah dan jalan beraspal baik.

"Atas kejadian tersebut, perkiraan sementara kerugian material mencapai Rp 1 juta," pungkasnya.