Suasana sidang gugatan Camat Tanggul Vs Bawaslu Jember dan KASN yang digelar di PN Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Suasana sidang gugatan Camat Tanggul Vs Bawaslu Jember dan KASN yang digelar di PN Jember (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Babak baru sidang gugatan Camat Tanggul M. Ghozali kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember dan Komisi Aparatur Negara (KASN), pada kamis (22/10/2020) di PN Jember memasuki agenda sidang putusan sela.

Sidang yang hanya dihadiri oleh pihak penggugat dan kuasa hukumnya ini, Majelis Hakim yang diketuai oleh H. Putu Tri Sunarko SH. MH dengan Wakil Hakim Ruth Marina Damayanti Siregar. SH. MH. dan Wisnu Widodo SH. MH, memutuskan, bahwa seluruh eksepsi dari para tergugat ditolak, dan sidang tetap digelar di PN Jember.

Baca Juga : Kejari Jember Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Senilai 5 Miliar Rupiah

"Alhamdulillah sidang putusan sela ini, majelis hakim menolak eksepsi tergugat yang meminta sidang gugatan digelar di PTUN, dengan putusan ini, sidang gugatan antara klien kami dengan Bawaslu Jember dan KASN tetap bisa digelar di PN Jember," ujar M. Husni Thamrin SH. selaku kuasa hukum penggugat. 

Untuk sidang berikutnya, yang diagendakan akan digelar pada 5 November mendatang, dengan agenda pemeriksaan bukti-bukti dan saksi, M. Husni Thamrin mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan semua bukti-bukti yang akan diserahkan ke dalam persidangan. 

"Sidang berikutnya agendanya adalah penyerahan bukti- bukti, dan kami sudah menyiapkan itu semua, namun kami tidak bisa menyebutkan bukti apa saja yang akan kami bawa di persidangan, yang jelas kami bersyukur sidang ini bisa digelar di Jember," ujarnya. 

Sementara dari beberapa kali sidang yang diikuti media ini, baru pada sidang putusan sela ini para pihak tergugat tidak ada yang hadir dalam persidangan, baik pihak tergugat sendiri maupun kuasa hukumnya.

Bahkan dari pihak KASN sendiri, dari pantauan media ini, baru sekali mengikuti sidang pada sidang pertama digelar, sedangkan pada sidang-sidang berikutnya, tidak satupun dari KASN yang hadir di persidangan yang digelar di PN Jember.

Seperti diketahui, gugatan M. Ghozali selaku Camat Tanggul terhadap Bawaslu Jember dan KASN, setelah pihak Bawaslu menilai, bahwa Camat Tanggul bersalah karena mengacungkan dua jari (simbol dua periode). 

Baca Juga : Dinilai Menistakan Agama Islam, PNS Asal Kamal Ditahan Oleh Kejari

Sehingga pihak Bawaslu Jember menilai bersalah dan berkirim surat ke KASN untuk ditindaklanjuti. Kemudian KASN atas surat dari Bawaslu tersebut, merekomendasikan kepada Bupati Jember untuk memberikan sanksi kepada Camat Tanggul. 

Namun tudingan dari Bawaslu Jember dan rekomendasi KASN ini dibantah oleh Camat Tanggul. Menurutnya pada saat kegiatan penyerahan kursi roda yang terekam kamera handphone, pihaknya tidak mengacungkan dua jari maupun mengucapkan "Salam dua periode".

"Yang mengucapkan salam dua periode dan mengacungkan dua jari itu adalah salah satu kepala desa, bukan klien saya," beber Thamrin. (*)