Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah foto bersama pimpinan UIN Malang meresmikan Careec Center UIN Malang. (Foto: istimewa)
Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah foto bersama pimpinan UIN Malang meresmikan Careec Center UIN Malang. (Foto: istimewa)

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziah tiba-tiba sowan ke Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Kamis (22/10/2020). Dalam acara khusus internal tersebut, Ida meresmikan Gedung Career Center UIN Malang.

Ditemui usai acara, Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg menjelaskan bahwa Career Center merupakan wadah mahasiswa untuk menjadi entrepreneurship yang andal dan unggul.

Baca Juga : Lebarkan Sayap Kajian Sains dan Islam, UIN Malang Adakan Konferensi Internasional

 

"Jadi mahasiswa sebelum keluar mereka harus ikut semacam pelatihan untuk tambahan agar mereka punya kompetensi lain, terutama enterpreneurship sehingga mereka nanti siap untuk bekerja," ucapnya kepada MalangTIMES.

Ida pun mengapresiasi adanya Career Center tersebut. Sebab, kata dia profil pengangguran didominasi oleh mereka yang tingkat pendidikannya lebih baik. Untuk itu, mahasiswa perlu update skill.

"Dengan update skill ini nanti dia cukup bekal mencari pekerjaan, dia punya kompetensi baru," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor dan Ida juga sempat membahas soal program bantuan BLK (Balai Latihan Kerja) Komunitas. BLK komunitas yang merupakan program unggulan Kemnaker adalah suatu unit atau fasilitas pelatihan vokasi yang didirikan di lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, seminari, prasmanan, dan komunitas lainnya.

Lantaran UIN Malang memiliki program pengabdian masyarakat serta ma'had, Prof Haris mengajukan UIN Malang untuk mengelolanya yang nantinya juga akan digunakan untuk kepentingan pelatihan tak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga masyarakat. Namun, untuk level UIN Malang, Ida berpendapat bahwa UIN Malang harusnya menjadi menjadi pusat pelatihan untuk para pelatih BLK.

Baca Juga : Visitasi AUN-QA, Fakultas Humaniora UIN Malang Optimistis Raih Predikat Terbaik

 

"Di sini diharapkan menjadi tempat untuk pelatihan bagi pelatih. Jadi mereka yang akan menjadi pelatih dilatih dulu di sini," terang Prof Haris.

BLK komunitas berfungsi untuk menyelenggarakan pelatihan kompetensi/keahlian guna memberikan keterampilan kerja kepada siswa dan komunitas masyarakat di sekitar lembaga, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau mendorong untuk berwirausaha. Dikatakan Prof Haris, realisasi program ini akan diwujudkan pada tahun 2021 nanti.

"Itu salah satu diantara fungsi dari perguruan tinggi, karena ada pengabdian masyarakat meskipun tempatnya di kampus, tetapi yang ikut itu adalah orang luar masyarakat, mereka dilatih untuk menjadi pelatih," tandasnya.