Petugas damkar Kota Malang saat berupaya memadamkan api di Gadang. (Ist)
Petugas damkar Kota Malang saat berupaya memadamkan api di Gadang. (Ist)

Insiden kebakaran ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika menyalakan lilin ketika listrik padam. Jika tidak, bisa jadi nasibnya sama dengan warga Perum Gadang Sakinah, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Ya, rumah milik Budi di Perum Gadang Sakinah Kavling 3 No 21 C hangus terbakar gara-gara lilin yang dia nyalakan lantaran lampu padam pada Minggu dini hari tadi (18/10/2020) sekitar pukul 03.50 WIB.

Baca Juga : Pencarian Balita Hilang Misterius di Bululawang akan Dihentikan, Petugas Pesimistis Masuk Irigasi

Bahkan tragisnya, dalam kebakaran tersebut, pemilik rumah sempat terjebak di dalam rumah. Pasalnya, rumah terkunci rapat dan kunci tak ditemukan.

Adib, salah satu saksi mata yang juga tetangga Budi, membenarkan korban sebelumnya sempat kesulitan saat mencari kunci pintu. Sebab, saat itu kunci pintu diletakkan di dekat posisi lilin dinyalakan. Sehingga saat api membesar, korban kesulitan mencari kunci.

"Akhirnya korban memberi tahu tetangga dari dalam dengan berteriak. Jam tiga-an lebih ada yang gedor-gedor pagar saya, minta diteleponkan damkar. Saya langsung keluar rumah, lalu tetangga sekitar merusak gembok pagar dan pintu sehingga korban bisa keluar," ungkapnya.

Kondis rumah yang telah penuh asap dan api yang terus membara tak berlangsung lama. Sebab, setelah dihubungi warga, sekitar 10 menit kemudian petugas damkar Kota Malang datang dan langsung memadamkan api yang berkobar. Sehingga api juga tak merambat ke sisi rumah yang lain.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang Teguh Budi Wibowo mengatakan, pihaknya menurunkan tiga unit mobil padam kebakaran dengan 12 personel.

Dalam upaya pemadaman, petugas damkar Kota Malang membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Saat itu sebelum tiba di lokasi, warga sudah sempat berupaya untuk memadamkan api. Sehingga saat petugas datang, api bisa semakin cepat dipadamkan.

Baca Juga : Kenangan Pahit 'Tragedi Magrib Berdarah' di Jombang

"Dalam kejadian ini beruntung tidak ada korban jiwa. Pemilik sudah menyelamatkan diri terlebih dulu," ucapnya.

Mengenai penyebab kebakaran, api bersumber dari lilin yang dinyalakan korban. Saat itu lilin dinyalakan korban  di tangga namun dekat material mudah terbakar.

"Alas lilin yang digunakan korban terbakar dan apinya menyambar ke meja dan tumpukan kardus. Sehingga api dengan cepat membesar dan terjadilah kebakaran itu," pungkasnya.