Calon bupati (cabup) Malang HM. Sanusi saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Calon bupati (cabup) Malang HM. Sanusi saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

Calon bupati (cabup) Malang HM. Sanusi tengah menghadapi masalah.  Nomor handphone (HP) Sanusi diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab beberapa waktu lalu. 

Dalam pesan singkatnya, tampak nomor HP pribadi Sanusi 081230777xxx mengirimkan pesan singkat kepada orang-orang dengan bahasa yang tak pantas. Isinya menagih utang atas nama Sanusi. 

Hal itu juga dikuatkan dengan bukti screenshots pesan singkat tersebut yang diunggah di akun instagram abahsanusi.n1 pada pukul 09.56 WIB Sabtu (17/10/2020). 

Dalam caption postingan di akun instagram abahsanusi.n1 tersebut, dituliskan permintaan kepada masyarakat yang menerima pesan tersebut untuk tidak menanggapi atau diabaikan saja.  Selanjutnya, Sanusi juga malah mendoakan oknum tak bertanggung jawab yang meretas nomor HP pribadinya tersebut agar terbuka hatinya untuk melakukan hal-hal yang baik. 

Terkait peretasan nomor HP pribadi tersebut, Sanusi telah menginstruksikan asisten pribadinya, Andika Fajar Kurniawan, beserta pengawal pribadi (walpri) untuk segera melaporkan tindakan tersebut ke Mapolres Malang. 

Andika mengatakan bahwa Minggu (18/10/2020) hari ini, dirinya akan segera menjalankan instruksi dari Sanusi untuk melaporkan tindakan peretasan nomor HP tersebut.  Jam pelaporannya sendiri masih menunggu keputusan Sanusi. 

"Belum tahu (jamnya, red) dan saya sendiri apa sama Abah Sanusi (untuk laporannya, red). Menyesuaikan giat," ujarnya ketika dihubungi, Minggu (18/10/2020). 

Menurut Andika, dirinya akan melaporkan oknum tersebut dengan pasal pencemaran nama baik Sanusi selaku pribadi maupun sebagai sosok calon bupati (cabup) Malang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Malang 2020. 

"Nanti terjerat UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) karena mencemarkan nama baik Abah (panggilan Sanusi). Abah malah bilang untuk mendoakan pelaku ini dibuka hatinya dan dilapangkan rezeki serta  kesehatannya," ungkapnya. 

Diketahui nomor HP pribadi Sanusi merupakan dari provider Telkomsel. Andika mengatakan bahwa saat ini nomor HP pribadi Sanusi telah dilaporkan ke GraPari Telkomsel untuk dilakukan perbaikan. 

Uuntuk peretasan nomor HP pribadi Sanusi, yang diretas melalui id chip-nya.  "Nomor Abah yang itu masih tetap, cuma diganti id chip-nya. Intinya nomor itu (milik Sanusi, red) masih bisa dipakai, tapi yang meretas sudah tidak bisa memakai. Untuk detail teknisnya, saya tidak paham betul," ujarnya.