Kapolsek Sukun Kompol Suyoto saat memberikan reward terhadap masyarakat yang patuh pada protokol kesehatan (Ist)
Kapolsek Sukun Kompol Suyoto saat memberikan reward terhadap masyarakat yang patuh pada protokol kesehatan (Ist)

Operasi Yustisi sebagai implementasi Inpres nomer 6 tahun 2020 untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Seperti halnya yang dilakukan Polsek Sukun dengan menggelar operasi yustisi bersama Komunitas Entrepreneur Indonesia (KEI) serta tiga pilar Kecamatan Sukun, Sabtu (17/10/2020).

Sasarannya du lokasi yakni, kawasan Pasar Sukun, Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan Pasar Gadang, Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Reward dan Punishment diberikan kepada warga pada saat digelar Operasi Yustisi ini. 

Baca Juga : 12 Tenaga Kesehatan Dapat Hadiah Sepeda Tua dari KOSTI Lumajang

Kapolsek Sukun, Kompol Suyoto membenarkan, adanya pemberian Reward bagi mereka yang telah tertib dan patuh pada protokol kesehatan. "Dalam kegiatan tersebut, kami bersama KEI juga memberikan Reward bagi mereka yang sudah patuh terhadap protokol kesehatan memakai masker. Reward yang diberikan, yakni berupa satu botol kecil parfum kelas premium, masker dan juga satu botol handsanitizer," ungkapnya.

Suyoto menyebutkan total ada 450 masker, 450 botol handsanitizer dan juga 200 botol parfum premium yang disiapkan bagi warga yang tertib.

Dia lantas menyebutkan di lokasi pasar Gadang, pihaknya menjaring 29 masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Mereka kedapatan tidak mengenakan masker saat keluar rumah. Sanksi yang diberikan petugas kepada pelanggar berupa perintah menyanyikan lagu kebangsaan dan menghafalkan Pancasila.

"Mereka yang tertib ya dapat hadiah. Di sini disiapkan 225 Hand Sanitizer, 225 masker dan juga 100 botol parfum. Diberikan kepada mereka yang memakai masker dengan benar. Sisanya dibagikan di lokasi lain," jelasnya

Sementara, di Pasar Sukun, pihaknya menjaring sebanyak 25 orang masyarakat yang lagi-lagi membandel dengan tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Kendati beberapa masyarakat mengeluarkan berbagai macam alasan agar terhindar dari sanksi, namun petugas tetap saja memberikan sanksi menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dan juga menghafal Pancasila terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

Baca Juga : Fatayat NU Kecamatan Gemarang Peduli, Blusukan ke Pasar Bagikan Ratusan Masker

"Di sini masyarakat yang tertib juga sama seperti di Pasar Gadang, mereka diberikan reward," terangnya.

Selain sanksi, pihaknya juga memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap para pelanggar yang tidak memakai masker tentang bahaya Covid-19. Sehingga dari situ, masyarakat bisa merubah perilaku untuk selalu hidup bersih dan patuh terhadap protokol kesehatan.

"Kami berharap dengan apa yang dilakukan ini bisa memacu masyarakat untuk semakin tertib dan patuh terhadap protokol kesehatan. Sehingga dengan ketertiban yang terus terbentuk, bisa memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Malang," pungkasnya.