Kondisi mobil yang hancur di lihat warga sekitar / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Kondisi mobil yang hancur di lihat warga sekitar / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Senin (12/10/2020) sekitar jam 19.00 WIB. 

Mobil jenis pickup Grand Max Nomor Polisi AG 8590 RJ yang dikendarai dua orang diseruduk Kereta Api (KA) barang.

Baca Juga : Ratusan Mahasiswa Tulungagung Bergerak Turun Jalan, Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

"Mobil dari utara sudah saya minta berhenti, namun ternyata tidak berhenti dan malah mogok di tengah rel," kata Aris Trianto relawan penunggu perlintasan saat dikonfirmasi wartawan terkait peristiwa itu.

Setelah berhenti, dua orang yang di dalam mobil keluar dan kemudian sempat terlihat mendorong mobilnya yang mogok.

"Saya tahu ada kereta, dia malah berusaha mendorong mobilnya. Kemudian saya teriak dan benar saja mobil langsung tertabrak dan terseret cukup jauh," lanjut Aris.

Mobil pick up terpelanting cukup jauh, namun saat warga dan petugas datang, dua orang pengendara menghilang.

"Dua orang tidak tahu dimana. Apakah takut atau di mana kurang tahu," jelas Aris di depan petugas.

Dari informasi petugas PJKA Sumbergempol Bayu Rizki Akbar, yang datang ke lokasi, kereta yang mengalami kecelakaan adalah KA Parcel (Kereta barang). Lokasi kecelakaan sendiri berada di titik 146.300 wilayah Pulosari Ngunut.

Baca Juga : Lintang Kemukus Muncul di Langit Tulungagung, Begini Penjelasan LAPAN

Hingga berita ini diturunkan, petugas Laka Lantas Polres Tulungagung masih dalam perjalanan untuk melakukan evakuasi ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kanit Laka Polres Tulungagung Iptu Diyon Fitrianto, mengatakan, petugasnya sedang meluncur ke lokasi terjadinya kecelakaan. Terlihat di lokasi, keadaan mobil hancur tak berbentuk dan terpental hingga membentur tembok belakang rumah warga.