Ilustrasi pencurian (Ist)
Ilustrasi pencurian (Ist)

Pelaku pencurian di warung Lalapan Pak Wi yang ada di kawasan Jalan Joyo Utomo V, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa, (29/9/2020). Di mana menggasak 10 bungkus rokok dan enam bungkus mie instan, ternyata merupakan residivis yang kerap kali beraksi melakukan pencurian.

Pelaku sebelumnya tertangkap oleh satpam setempat saat melakukan pencurian di Warung Lalapan Pak Wi. Saat itu aksinya dipergoki oleh satpam yang langsung menangkap dan menyerahkan ke pihak kepolisian. Pelaku diketahui bernama M Mahmud (30) warga Jalan Prenjak Barat 48, RT 9, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Baca Juga : Teman Makan Teman, Mobil Dirental Malah Digadaikan Teman Sendiri

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Lowokwaru, Kompol Rizky Putra melalui Panit 1 Reskrim Polsek Lowokwaru, Ipda Zainul Arifin, saat dikonfirmasi Rabu, (30/9/2020). Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku, ditemukan jika pelaku tersangkut juga dalam aksi pencurian lain.

"Saat kami periksa, pelaku ini sudah kerap kali beraksi melakukan pencurian, di warung maupun di masjid nyuri yang di kotak amal dan sudah sering mencuri di sana," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, jika pelaku juga mengaku pernah melakukan aksi pencurian di sebuah sekolah dasar di kawasan Kelurahan Tlogomas. Di sana pelaku menggasak jual barang elektronik yakni satu laptop dan satu kamera pocket.

"Kalau untuk kasusnya yang mencuri di warung ataupun uang di masjid, kerugian materiilnya sedikit, sehingga kena Peraturan Mahkamah (Perma). Kalau begitu akhirnya lepas dan kalau lepas nanti dikhawatirkan bisa kembali kumat (melakukan aksi kejahatan)," bebernya.

Karena perbuatan pelaku sudah berulang kali dan sudah meresahkan masyarakat, pihak Polsek Lowokwaru kini berupaya menjerat pelaku agar bisa diproses secara hukum.

"Kita berupaya supaya dia (pelaku) bisa diproses. Karenanya kita masih menunggu laporan dari pihak sekolah karena di sana kerugiannya diperkirakan lebih dari Rp 3 juta. Untuk sementara pelaku masih kami tahan guna pengembangan lebih lanjut," bebernya.

Baca Juga : Ada-Ada Saja, Bukan Sikat Barang Mahal, Maling Malah Gasak Tong Sampah Kumuh

Dijelaskan Zainjika pelaku ternyata juga sempat menjalani hukuman di penjara pada tahun 2007. Saat itu pelaku tersandung kasus narkoba dan diganjar dengan vonis hukuman lima tahun penjara dan bebas pada 2012.

"Pasal yang siap mengancam pelaku jika nantinya korban segera melapor dan terbukti melakukan pencurian, adalah pasal 363 Jo pasal 65," pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebuah warung Lalapan Pak Wi milik dari Sumiati (67) warga Jalan Joyo Utomo V, warungnya dibobol oleh maling. Pelaku masuk ke dalam warung dengan cara membuka penutup warung melalui lubang angin. 

Setelah terbuka, kemudian pelaku mulai masuk dan mencuri toko dan mie instan. Namun tak lama beraksi, aksinya diketahui oleh satpam setempat dan kemudian diserahkan ke pihak berwajib.