Nampak para napi tengah berada di bengkel seni membuat kerajinan miniatur motor, perahu dan mobil dari kayu (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Nampak para napi tengah berada di bengkel seni membuat kerajinan miniatur motor, perahu dan mobil dari kayu (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Menyiapkan para narapidana sebelum keluar, banyak pembinaan ketrampilan yang ditawarkan Lapas Klas 1 Malang. Lapas Klas 1 Malang yang dikenal dengan Lapas Lowokwaru ini telah menyiapkan program pembinaan keterampilan sesuai minat dan bakat para narapidana.

Mahrus, Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Klas 1 Malang menjelaskan, terdapat sekitar 16 bidang, yakni Handcraft, budidaya tanaman toga, pangkas rambut, bengkel las, konveksi, pertanian, perkayuan mebel, pembuatan tempe, pembuatan batik, menjahit, pembuatan sabun cair (handsanitizer), pembuatan keset, ketatabogaan, roasting, pertanian dalam pembibitan maupun budaya, magot,

"Ada sekitar 16 bidang yang utama, namun kini berkembang lebih dari 18 bidang ketrampilan. Bahkan kini ada kafe yang dibuat Lapas juga untuk melatih kewirausahaan," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, jika pelatihan keterampilan tersebut didapat, setelah para narapidana menjalani sepertiga masa tahanan, pembinaan mental atau kepribadian dan setelah itu terlewati, mereka kemudian akan diberikan pelatihan intensif mengenai keterampilan.

"Ya dilihat minat bakatnya, latar belakang sebelumnya seperti apa, latar pekerjaannya apa, sehingga bisa terarah dan benar-benar bisa maksimal dalam pelatihan," bebernya.

Untuk semakin memantapkan keterampilan dan kompetensi para warga binaan,  Lapas juga terkadang menggandeng pihak luar untuk turut berpartisipasi memberikan pelatihan kepada napi. Seperti halnya lembaga perguruan tinggi maupun balai latihan kerja.

Pihaknya juga berharap, akan semakin banyak mitra dari Lapas yang turut berpartisipasi dalam pembinaan para narapidana untuk menjadi lebih baik lagi ketika mereka keluar.

"Nantinya sertifikat pelatihan atas nama lapas. Selain itu ya diwacanakan juga ada sertifikat yang tanpa nama Lapas. Kan kadang tempat kerja itu masih memandang status mereka sebelumnya," jelasnya.

Pantauan media ini, kegiatan Lapas khususnya pada bengkel-bengkel ketrampilan, sangat antusias diikuti oleh para napi. Mulai dari bengkel las, bengkel seni lukis dan ukir serta lokasi pelatihan ketrampilan lain, nampak para napi begitu asik beraktifitas sesuai dengan ketrmpilannya masing-masing.

Karya-karya warga binaan Lapas Lowokwaru yang beraneka ragam ini bisa dilihat di https://lapaskelas1malang.id/shop/. Karya warga binaan ini juga dijual untuk masyarakat umum.