Polisi dan warga mengevakuasi jasad Slamet yang tewas tenggelam di kubangan air
Polisi dan warga mengevakuasi jasad Slamet yang tewas tenggelam di kubangan air

Ketenangan warga Dusun Bintang, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar dikejutkan dengan meninggalnya seorang petani. Petani bernama Slamet (61) ditemukan tak bernyawa di sebuah kubangan air tempat memelihara ikan pada Selasa (29/9/2020).

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, kubangan air tersebut berada di tepian aliran Sungai Semut. Korban berniat mandi di kubangan air yang akan digunakan untuk memelihara ikan. Lahan di sekitar lokasi tersebut ditanami padi dan memiliki luas lebih kurang 10 meter persegi.

Baca Juga : Air War Show dan Latihan Tempur TNI di Lumajang Sedot Perhatian Ribuan Orang

“Korban berpamitan kepada istrinya bahwa akan pergi ke sawah. Korban keseharianya memang bekerja sebagai petani. Sekitar jam 11.30 WIB, korban berniat mandi di kubangan air. Korban tidak bisa berenang, dan mengira  kolam itu dangkal. Setelah masuk ke dalam kubangan korban tenggelam," ungkap Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi. 

Kejadian ini diketahui oleh warga setempat. Sejumlah warga kemudian melakukan pencarian terhadap korban. Tak lama kemudian sekita pukul 13.00 WIB korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Gandusari,” paparnya. 

Petugas dari Polsek Gandusari yang menerima laporan segera datang ke TKP. Saat anggota kepolisian tiba, jasad korban masih berada di dalam kubangan air. Korban berada dalam posisi tengkurap dengan kepala menghadap ke bawah.

Baca Juga : Naik Sepeda Jengki, Pemuda Di Tulungagung Ini Hilang Dan Tak Pulang, Ini Ciri-Cirinya

“Polisi bersama-sama dengan warga kemudian menaikkan jasad korban dari dasar kubangan air. Tim Identifikasi Polres Blitar kemudian memeriksa jenazah korban. Pemeriksaan mulai dari kepala hingga kaki bagian bawah. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya bekas luka mencurigakan atau tanda tanda bekas penganiayaan," pungkasnya.