Calon Bupati Malang Sanusi (tengah) saat mengunjungi para warga yang mengeluh soal pembangunan infrastruktur limbah
Calon Bupati Malang Sanusi (tengah) saat mengunjungi para warga yang mengeluh soal pembangunan infrastruktur limbah

Paslon (Pasangan Calon) SanDi (Sanusi - Didik Gatot Subroto) mengaku memiliki trik tersendiri dalam menekan anggaran kampanye. Menurut Sanusi, salah satu upaya yang dilakukan untuk menggaet simpati masyarakat namun tetap low budget itu, adalah dengan metode kampanye secara roadshow.

"Ya jelas, kalau gini (roadshow) kan cost-nya tidak terlalu besar, tinggal  datang. Kita kan perlunya menyapa warga, dan mengetahui apa yang menjadi kebutuhan warga, gitu saja," ungkap Sanusi saat ditemui awak media di sela agenda kampanye, Selasa (29/9/2020).

Baca Juga : Sempat Dicopot Panwas, Paslon Setia-Negara Kembali Pasang APK di Parengan Tuban

Selain bertujuan untuk menekan pengeluaran, Sanusi juga mengaku jika metode kampanye dengan sistem roadshow itu juga bermaksud untuk memenuhi ketetapan protokol kesehatan.

"Karena memang yang diperbolehkan begini, kita ngumpulkan orang banyak kan tidak boleh. Maksimal 50, maka dari pada kita ribet ya sudah jalan saja silahturahmi," ungkap Sanusi.

Selama menjalani roadshow, Sanusi terpantau lebih memilih untuk mengendarai sepeda motor. Alasannya selain untuk memaksimalkan mobilitas selama berkampanye, dirinya juga mengklaim jika bersepeda motor bisa lebih menghemat biaya.

"Iya jadi kalau roadshow pakai motor, lebih hemat, cepat, dan menunjang untuk mobilitas yang tinggi," sambung sosok petahana ini.

Sebagai informasi, hari ini (Selasa 29/9/2020) merupakan masa kampanye hari ke-empat setelah resmi diagendakan pada tanggal 26 September 2020 lalu. Hingga sore tadi (Selasa 29/9/2020) paslon SanDi ini terpantau masih memgunjungi beberapa titik di Kabupaten Malang untuk berkampanye.

Ketika disinggung terkait apa saja keluhan warga yang disampaikan kepada paslon SanDi, Sanusi mengaku jika harapan terbanyak para warga adalah perihal infrastruktur.

Baca Juga : Lathifah Shohib akan Terus Gunakan Branding Cucu Pendiri NU, Ini Alasannya

"Yang banyak infrastruktur, tadi ada yang mengeluhkan soal pengolahan limbah yang masih menimbulkan bau," tuturnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Sanusi berujar jika setelah masa kampanye berakhir, dirinya bakal memprioritaskan perihal pengelolaan limbah tersebut.

"Iya pasti, setelah kita selesai kampanye itu kita benahi. Karena limbahnya yang dibuang ke jalan itu tidak bagus, baunya tidak nyaman dan kurang baik untuk lingkungan," tukasnya.