Machfud Arifin bersama dengan Presiden Persebaya Azrul Ananda
Machfud Arifin bersama dengan Presiden Persebaya Azrul Ananda

Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin, menyapa warga Pondok Benowo Indah dengan senam sehat bersama, Minggu (27/9/2020) dalam hari pertama masuk kampanye. Acara itu pun dihadiri Presiden Persebaya, Azrul Ananda.

Rombongan Machfud Arifin bersama istrinya Lita Machfud Arifin, Azrul Ananda dan Dewan Pembina Relawan Machfud Arifin Arek Suroboyo (Remaas) drg David Andreasmito, disambut antusias warga di sana.

Baca Juga : Pakar Sarankan TPS Mobile, Antisipasi Pilkada 2020 Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam kesempatan itu, Azrul Ananda yang mendampingi Machfud Arifin diberi kesempatan untuk memberikan sambutan. Dia langsung meneriakkan "Salam Satu Nyali" dan langsung dijawab "Wani" oleh warga.

"Teman-teman, senang bisa di sini. Saya minta tolong semuanya untuk selalu ingat bahwa Surabaya ini mungkin sudah baik. Tapi bisa jauh lebih baik lagi," ujar Azrul.

Menurut dia, saat ini Kota Surabaya bukan sekedar melanjutkan yang baik, tapi harus jauh lebih baik. "Meneruskan saja tidak cukup. Saingannya Surabaya ini bukan hanya saja kota-kota lain di Indonesia. Ini era global. Kita butuh wali kota yang next level, yang bisa membawa kota ini bukan sekedar meneruskan, tapi melompat ke depan," tuturnya.

Sementara itu Machfud Arifin, mengaku senang bisa datang di Pondok Benowo Indah. "Di sini ketemu ibu-ibu yang semangat berolahraga. Tentunya ini upaya untuk mencegah Covid-19 dan menumbuhkan imunitas tubuh kita," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Machfud Arifin (MA) juga menyampaikan berbagai program-programnya ketika nanti dipercaya menjadi wali kota Surabaya. Seperti akan meningkatkan insentif bagi kader juru pemantau jentik (jumantik), kader posyandu dan bunda paud. Ke depan, mereka sudah tidak menerima insentif Rp 28 ribu lagi, tapi dinaikan berlipat.

Baca Juga : Naik Dua Kali Lipat Lebih, Biaya Pilkada Kota Batu Tahun 2022 Butuh Rp 30,5 Miliar

Machfud juga menyampaikan, akan menggelontorkan dana untuk RT Rp 150 juta per tahun, demi kesejahteraan warga. Serta menyediakan lapangan pekerjaan hingga 100.000 orang per tahun.