Bupati saat melihat pembangunan gedung sekolah di SMPN 2 Karangrejo (Joko Pramono for Jatim TIMES)
Bupati saat melihat pembangunan gedung sekolah di SMPN 2 Karangrejo (Joko Pramono for Jatim TIMES)

Orang nomor satu di Kabupaten Tulungagung, turun lapangan secara langsung dalam upaya mengecek beberapa pengerjaan proyek infrastruktur yang dibiayai oleh APBD Tulungagung. 

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, ingin memastikan berbagai proyek berjalan sesuai target dan dikerjakan sebagaimana mestinya. 

Baca Juga : Dispertapa Pemkab Blitar Bekali Petani Tembakau dengan Pelatihan Pupuk Organik

Proyek yang ditinjau adalah pengerjaan jalan cor beton di wilayah Krosok, Kecamatan Sendang, pembangunan gedung SMPN 2 Karangrejo dan jalan kabupaten yang menghubungkan Ngujang dan Karangrejo.

Dari hasil pengecekan di lapangan, misalnya pembangunan jalan cor di Desa Krosok, sepanjang 650 meter lebih ini, Maryoto menyampaikan, hampir selesai dikerjakan. Tinggal sedikit pembenahan di titik-titik tertentu.

“Ini proyek yang dibiayai APBD Tulungagung, tentu saja jalan ini cukup membantu warga sekitar untuk menjual hasil pertanian warga,” ujarnya.

Jalan ini selain sebagai jalan penghubung masyarakat menuju kecamatan, juga dipakai oleh anak sekolah untuk menuju sekolah.

Anggaran pembangunan jalan rabat beton sebesar Rp 857 juta.

Dengan insfratruktur jalan yang bagus, ucap Maryoto, sektor lainya akan terangkat.

“Kita berupaya untuk kesehatan krisis dan ekonomi krisis, dua-duanya harus berjalan menuju tata kehidupan baru,” terangnya.

Selain jalan pedesaan, Maryoto juga turun langsung memeriksa pembangunan kabupaten yang menghubungkan Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, hingga Desa/Kecamatan Karangrejo.

Untuk jalan kabupaten ini masih berupa leveling (meningkatkan ketinggian jalan). Nantinya setelah leveling akan diteruskan pengaspalan jalan dengan hotmix.

Baca Juga : Panen Raya Melon di Sumberkembar, Bupati Rijanto Puji Produktivitas Petani Milenial

“Kalau akses jalan baik, tentu dengan sendirinya sektor lainya akan terangkat. Awalnya menjual produk pertanian menjadi mudah, waktu tempuh singkat dan safety-nya,” ujarnya.

Secara umum Maryoto melihat pembangunan jalan ini sudah cukup baik. Meski begitu, untuk memastikan kualitas jalan benar-benar baik, pihaknya akan mengambil sampel jalan untuk diuji laboratoriumkan.

“Kalau kita lihat cukup bagus, ini pasti akan di sonder untuk dimasukan laboratorium,” paparnya.

Untuk sektor pendidikan, Pemkab Tulungagung sendiri sudah melakukan rehabilitasi beberapa gedung sekolah, meskipun saat ini gedung sekolah tak ditempati lantaran pandemi Covid-19.

Dalam pandemi Covid-19 ini, pihaknya juga terus memberikan bantuan bagi warga yang terdampak, baik dari APBD maupun APBN.

“Untuk anggaran kita sediakan Rp 506 miliar dari APBD kita,” pungkasnya.