Ilustrasi Abu Lahab (Foto: UMMA)
Ilustrasi Abu Lahab (Foto: UMMA)

Kalian pasti pernah mendengarkan kisah tentang sosok Abu Lahab yang memiliki nama asli Abdul Uzza bin Abdul Mutholib kan? Abu Lahab merupakan salah satu paman dari Rasulullah SAW.  

Lahab sendiri memiliki arti "yang menyala-nyala". Sebutan itu disematkan lantaran waktu kecil ia dikenal dari wajahnya yang terlihat cerah.  

Baca Juga : Ciri Mukmin yang Baik, Rasulullah SAW Ibaratkan Lebah

 

Sayangnya, Allah SWT melaknat Abu Lahab karena ia memiliki perilaku yang amat buruk terhadap Rasulullah. Kala itu diceritakan jika Abu Lahab selalu menghalangi Rasul ketika hendak berdakwah.

Hingga akhir masa hayatnya, Abu Lahab pun meninggal dan dikuburkan dengan cara tragis. Semasa hidupnya, ia tinggal di sebuah perkampungan dan dimakamkan di perkampungan itu juga.  

Lantas seperti apa ya kira-kira sekarang kondisi perkampungan dan rumah Abu Lahab saat ini?  

Nah, untuk mengetahui kondisi tersebut akun channel YouTube Alman Mulyana diketahui telah mengunjungi perkampungan Abu Lahab yang terletak di kawasan Jahir.  

Dalam video yang diunggah pada 19 September 2020 itu, tampak perkampungan Abu Lahab yang terlihat sepi dan sangat bersih. Abu Lahab sendiri bisa dikatakan orang terjahat di Makkah setelah Abu Jahal.  

Diceritakan oleh rekan Alman di video itu, diperkirakan ada rumah Abu Lahab di perkampungan tersebut. Sayangnya saat ini lokasi rumah Abu Lahab itu ditutup oleh pagar yang begitu rapat.  

Bahkan dari luar pun sampai tidak terlihat. Rumah tersebut merupakan rumah kedua dari Abu Lahab. Ia diketahui memiliki rumah pertama di dekat Masjidi Haram.  

Abu Lahab termasuk orang kaya di Makkah saat itu. Karena diketahui, orang Makkah memiliki kebiasaan berdagang dan itulah yang membuat orang Makkah kebanyakan sukses dan kaya raya.  

Jenazah Abu Lahab sendiri dimakamkan di sebuah rumah di kaki lereng gunung yang dinamakan sesuai dengan namanya sendiri yakni Jabal (Gunung) Abu Lahab.  

Kisah awal Abu Lahab memusuhi Rasul ialah saat Rasul mengumpulkan kerabatnya di bukit Sofa. Peristiwa itu merupakan peristiwa bersejarah saat Allah SWT mengutus Rasul berdakwah "wahai Muhammad dakwalah keluarga dekatmu, ajaklah mereka ke jalan Allah SWT".

Maka oleh rasul diajaknya kerabat dekatnya ke bukit Sofa. Rasul pun lantas bertanya kepada mereka yang datang termasuk Abu Lahab.  

"Apa pendapat kalian kalau seandainya saya ceritakan di belakang bukit Sofa ini ada musuh yang akan datang menyerang kita, kalian percaya atau tidak?" tanya Rasul.  

Baca Juga : Wadahi Kawula Muda, Cafe Paris H&R Jadi Tongkrongan Asyik

 

Mereka pun lantas menjawab "tentu kami percaya karena engkau bilang Al-Aamiin. Lalu Rasul kembali bertanya "bagaimana pendapat kalian saya ini adalah sebagai seorang utusan sebelum datangnya kiamat?"

Mendengar itu, Abu Lahab seakan marah dan menjawab "Wahai Muhammad celakalah engkau". Setelah itu, Abu Lahab pun benar-benar meninggalkan Rasul.  

Hingga kahirnya turunlah surat Al-Lahab yang terdiri dari lima ayat. Mengetahui kejahatan Abu Lahab, justru Allah SWT yang menjawab "Justru engkaulah wahai Abu Lahab yang celaka".

Hal itu lantas terbukti dengan kondisi yang memprihatinkan di detik-detik terakhir Abu Lahab. Setelah mendengar kabar kekalahan kaum kafir Quraisy dalam perang Badar Al Kubro, tujuh hari kemudian Abu Lahab pergi ke Makkah dan meninggal dunia.  

Namun, sebelum meninggal kondisi Abu Labat begitu memprihatinkan. Saat itu ia menderita penyakit kusta yang membuat kondisinya membusuk dan bau.  

Sehingga keluarga tidak bisa mendekat karena kondisinya yang menjijikan. Bahkan, jenazah Abu Lahab sempat dibiarkan selama tiga hari.  

Hingga akhirnya, para warga sepakat untuk menguburkan jasad Abu Lahab tapi tidak langsung disentuh. Namun menggunakan kayu lalu didorong untuk dimasukkan ke makam. Setelahnya, dilempar dengan batu.

Alman mengatakan jika Abu Lahab bisa dibilang sebagai orang yang termasuk kekal di neraka, bahkan bersama sang istri bernama Arwa binti Harb bin Umayyah atau dikenal dengan Ummu Jamil.  

Kendati demikian, setiap hari Senin Allah SWT memberikan keringanan terhadap Abu Lahab. Lantaran di hari Senin merupakan hari lahir Rasulullah. Saat itu, Abu Lahab sangat bahagia dan menanti kelahiran Rasulullah.

VIDEO : SEPERTI INI PERKAMPUNGAN ABU LAHAB CS NYA ABU JAHAL