Harga Cabai Anjlok, ASN Kabupaten Kediri Siap Bantu Serap Cabai Petani | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Harga Cabai Anjlok, ASN Kabupaten Kediri Siap Bantu Serap Cabai Petani

Sep 18, 2020 19:04
Petani Cabai di Kabupaten Kediri (Foto: Bams Setioko/ JatimTIMES)
Petani Cabai di Kabupaten Kediri (Foto: Bams Setioko/ JatimTIMES)

Harga cabai yang terus menurun di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kediri tidak tinggal diam. Dinas Perdagangan melakukan berbagai langkah untuk menaikkan kembali harga cabai agar menguntungkan petani, dengan cara mendorong daya penyerapan.

"Kemarin dari Dipertabun mengupayakan teman-teman ASN untuk beli. Sehingga bisa nyerap. Hanya saja, serapannya tidak banyak, karena dari lingkungan ASN. Tetapi minimal ada serapan. Kita juga coba diskusi, agar terkoodinir, biar cabainya dikeringkan. Berupaya mencari pasar kering, karena permintaan banyak, cuma dari segi kualitas perlu pendampingan," kata Tutik Purwaningsih, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri.

Baca Juga : Apartemen The Kalindra Malang Segera Dibangun Dekat Tol, Beli Sebelum Harga Naik

Sejak bulan Agustus 2020 kemarin, harga komoditas cabai di Kabupaten Kediri terus menurun. Saat ini, harga di tingkat petani hanya Rp 8 - 9 ribu per kilogranya. Stok cabai yang berlimpah, ditambah adanya pasokan dari berbagai daerah menjadi faktor utama penurunan harga cabai.

"Pada Hari Raya Idul Adha kemarin harganya masih berkisar Rp 18-20 ribu per kilogram. Tetapi setelahnya, terus mengalami penurunan. Kondisi itu diperparah dengan adanya wabah corona. Permintaan ikut menurun, sementara produktifitas cabai banyak," ungkap Baedowi.

Pandemi Covid-19 memang memukul berbagai sektor ekonomi. Banyak tempat usaha makanan yang membutuhkan cabai terpaksa tutup. Bahkan, perusahaan-perusahaan besar pengolahan ikut terganggu produksinya. Sementara Kabupaten Kediri yang menjadi penyuplay cabai nasional tentu menjadi sulit mengeluarkan cabai hasil produksi.

Diakui oleh Tutik, permintaan cabai di masa pandemi ini memang merosot tajam hingga 50-60 persen. Daerah-daerah yang menjadi langganan pengiriman, seperti Surabaya, Jakarta dan Banyuwangi mengurangi permintaan. Akibatnya, di Kabupaten Kediri mengalai over produksi.

Tutik optimis, persoalan harga cabai di Kabupaten Kediri bakal segera memperoleh solusi. Mengingat, Dinas Perdagangan kini tengah mengupayakan beroperasinya tempat penyimpanan cabai atau colstorit untuk menampung hasil produksi cabai. Ada dua unit kulkas penyimpanan dengan kapasitas 8-10 ton yang siap untuk segera dioperasikan di Toko Pertanian Indonesia Center (TPIC) Pare.

"Kita sudah mengupayakan untuk penyimpanan, ada colstorit dua dengan kapasitas 8-10 ton. Kita masih kendala menaikkan daya, masih antri di PLN. Kita naikkan menjadi 15.000 KW. Bulan depan kita upayakan sudah bisa," tegas Tutik.

Baca Juga : Kreatif di Masa Pandemi, Mahasiswa PKM Unisba Beri Pelatihan Membuat Masker

Sementara itu dari data Asosiasi Petani Cabai Indonesia Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur menyebutkan, daftar harga cabai di tingkat Distributor hari ini :

1. Cabai merah besar varietas Gada mk Rp 17.000, Imola Rp 15.500

2. Cabai merah keriting Rp 10.000

3. Cabai rawit merah/kecil varietas : camelia Rp 8.500, Ori 212 Rp 10.000, Manu/prentul Rp 8.500 dan Tidar Rp 8.500.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Harga Cabai Harga Cabai Anjlok

Berita Lainnya