Warga sekitar yang sempat menolong mahasiswa asal NTT yang bunuh diri dengen melompat dari jembatan Joyogrand (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Warga sekitar yang sempat menolong mahasiswa asal NTT yang bunuh diri dengen melompat dari jembatan Joyogrand (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Aksi bunuh diri menghebohkan warga sekitaran Jembatan Joyogrand, Jalan Joyosari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, (15/9/2020). Korbannya seorang wanita asal Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, NTT bernama Marselina Trisnawati Elmira (21) dan diketahui merupakan mahasiswi perguruan tinggi swasta di Kota Malang.

Ia nekat melakukan aksi bunuh diri dengan melompat di Jembatan Joyogrand yang memiliki ketinggian sekitar lima sampai enam meter sekitar pukul 18.40 wib. Aksinya sempat diketahui salah seorang pengendara yang melintas di lokasi jembatan korban melompat.

Baca Juga : Bongkar Aib Pertamina hingga Minta Kementerian BUMN Dibubarkan, Tagar #Ahok Trending!

Saat melihat itu, seorang pengendara yang tak diketahui identitasnya kemudian memberitahu kepada warga yang lokasi rumahnya di sebelah pas dengan Jembatan Joyogrand.

"Saya tahunya dikasih tahu orang yang lewat itu. Katanya pak anak e sampean logor (pak anaknya jatuh) saya kemudian masih mengenakan sarung usai salat langsung saya lihat, ternyata benar korban ini sudah jatuh di bawah," ungkap Saiful (55) Warga Jalan Joyosari, Kelurahan Merjosari, RT 6 RW 5 yang rumahnya tepat di sebelah lokasi bunuh diri, Rabu (16/9/2020).

Setelah itu, kemudian Saiful bergegas turun ke bawah sungai untuk melihat kondisi korban. Saat itu korban terlihat mengalami luka parah di kepalanya. Meskipun dalam posisi terjatuh dan tidak sadarkan diri, saat itu korban masih terlihat menggenggam hp miliknya.

Karena saat dilihat Saiful korban masih terlihat bernafas, Saiful kemudian mencoba untuk mengangkatnya ke atas. Namun karena korban terlalu berat, ia kemudian meminta bantuan warga lainnya.

"Setelah itu sama warga lainnya langsung diupayakan dibawa ke rumah sakit RSI Unisma naik motor untuk menyelamatkan korban. Saat itu korban juga nggak bawa identitas sama sekali, hanya bawa hp. Korban informasinya kos di kawasan Tlogosuryo," bebernya.

Selang beberapa jam usai kejadian dan setelah korban dibawa ke rumah sakit, sekitar pukul 21.00 wib, nyawa korban tak tertolong. Korban dikabarkan telah meningal dunia. "Meninggalnya malam, sekitar pukul 21.00 wib informasinya," terangnya.

Sementara itu, hp korban ketika dilihat oleh warga ternyata diketahui sudah sempat berpamitan dengan keluarga dan teman-teman, dengan mengucapkan maaf. Dari situ, diduga korban sebelumnya memang berniat bunuh diri.

"Kebetulan pas pegang hp, hp korban kemudian dilihat dan segera menghubungi keluarganya. Pas dilihat ya ada pesan itu, seperti sudah pamitan," ungkapnya.

Baca Juga : Ini Penyebab dan Identitas WNA yang Marah-Marah dalam Video

Mengenai motifnya diduga korban sedang mengalami permasalahan cukup berat, sehingga sampai nekat melakukan aksi bunuh diri.

"Nggak tau juga mas motifnya, mungkin karena ada permalasahan berat, entah sama pacar atau yang lainnya makanya nekat ini," jelasnya.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Rizky Putra, membenarkan adanya kejadian yang awalnya percobaan bunuh diri itu. Setelah ditolong oleh warga dan dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

"Betul, percobaan bunuh diri, tapi semalam (15/9/2020) meninggal," jelasnya (16/9/2020). Dari laporan pihak kepolisian, motif korban hingga nekat mengakhiri hidupnya, lantaran diduga mempunyai riwayat penyakit kencing manis.