Bupati Trenggalek umumkan penutupan pembatasan wilayah melalui video converence
Bupati Trenggalek umumkan penutupan pembatasan wilayah melalui video converence

 

TRENGGALEKTIMES- Sempat ramai diperbincangkan, akhirnya Check Point yang selama ini menjadi filter pertama masuknya Covid-19 di Trenggalek resmi ditutup oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. "Karena berada di zona aman (Zona kuning), menyisakan 11 pasien isolasi di asrama covid dan tidak ada satupun yang dirawat di rumah sakit, maka pembatasan wilayah ditutup dan dicabut," papar Gus Ipin panggilan akrab Mochammad nur Arifi saat siaran pers, Senin (14/09/2020).

GUs Ipin menegaskan meskipun dibuka bukan berarti Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan melonggarkan penanganan Pandemi Covid 19 ini, melainkan fokus bergeser kepada disiplin wilayah. "Langkah penanganan dari pembatasan wilayah digeser menjadi disiplin wilayah sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020," lanjutnya.

Baca Juga : Meski Pandemi Covid-19, Pajak BPHTB di Sumenep Relatif Tinggi

Dan ternyata tidak hanya itu, alasan lain Pemerintah Kabupaten Trenggalek tutup pembatas wilayah, karena ingin lebih fokus pada pemulihan ekonomi, namun tetap memastikan pandemi tetap terkendali.

"Kita fokuskan ke desa sehingga fokusnya bisa lebih efektif dan efisien serta menerapkan operasi justitia, sesuai imbauan Pak Presiden dan pemerintah Provinsi Jatim," tandas Gus Ipin.

Pihaknya juga menghimbau pada satuan tugas desa dan kelurahan untuk tidak mengendurkan pengawasan. Pasalnya dengan ditutupnya Check Point berarti pengawasan fokus di tingkat desa. "Silakan lakukan himbauan, namun bila masih membandel bisa berkoordinasi dengan satgas kabupaten untuk memberlakukan sanksi," imbaunya.

Baca Juga : Khofifah Ingin Membelah Gunung, Jalur Pantai Selatan Ditarget Rampung 2025

Dalam kesempatan itu, GUs Ipin juga ingatkan warganya yang tidak patuhi protokol kesehatan bakal dilakukan langkah penegakan baik berupa sanksi denda sesuai dengan peraturan yang ada.