Harga Tembakau Anjlok, Petani Tembakau di Bondowoso Kelimpungan | Jatim TIMES

Harga Tembakau Anjlok, Petani Tembakau di Bondowoso Kelimpungan

Sep 02, 2020 18:24
Tembakau siap jual (Foto: Istimewa)
Tembakau siap jual (Foto: Istimewa)

Harga tembakau anjlok, membuat petani tembakau di Bondowoso Kelimpungan. Kondisi itu makin parah akibat tidak semua gudang tembakau di Bondowoso melakukan pembelian, bahkan beberapa di antaranya memilih tutup.

Ketua DPC APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia) Bondowoso, Mohammad Yasid, berharap semua pabrik segera melakukan pembelian. Sebab, para petani sudah melakukan produksi.

Baca Juga : Harga Stagnan, Petani Cabai di Tulungagung Mengeluh Rugi

"Kami APTI menuntut beberapa pabrikan, untuk segera malakukan pembelian. Karena di petani sudah produksi, atau masuk musim panen," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (2/8/2020).

Saat ini pabrikan rata-rata membeli dengan harga sekitar Rp 19.000 hingga Rp 22 ribu/Kg. Padahal di tahun lalu harganya bisa mencapai Rp 30 ribu.

"Padahal tahun kemarin, kirim pertama (daun pertama) bisa mencapai harga Rp 30.000," paparnya.

Menurutnya kondisi tersebut makin parah akibat standar kualitas yang diambil pabrik tidak menentu. Sehingga barang yang dikirim kadang ditolak.

"Saya tanyakan ini kenapa. Padahal tahun kemarin, dengan kualitas yang sama diterima," tuturnya.

Baca Juga : 2018 dan 2019 Alami Inflasi, Agustus 2020 Kota Malang Malah Deflasi

Kondisi tersebut tentu makin menjadi tekanan bagi petani. Di samping harga tembakau anjlok, petani masih dituntut untuk menghasilkan tembakau dengan kualitas tinggi.

"Perusahaan semakin selektif, harga tertekan, belum lagi penilaian kualitas semakin ketat," keluhnya.

Ia berharap pemeritah Kabupaten Bondowoso segera mengambil kebijakan solutif terkait harga tembakau yang sangat rendah. "Kami minta duduk bersama dan mencari solusi," pungkasnya.

Topik
Harga Tembakau Petani Tembakau hga tembakau anjlok

Berita Lainnya