Ungkap Jenis Senjata Pelaku Percobaan Perampokan di ATM Mandiri, Polisi Libatkan Labfor Polda | Jatim TIMES

Ungkap Jenis Senjata Pelaku Percobaan Perampokan di ATM Mandiri, Polisi Libatkan Labfor Polda

Sep 01, 2020 13:50
Lokasi kejadian yang telah dipasangi garis polisi pasca adanya kejadian percobaan perampokan (Ist)
Lokasi kejadian yang telah dipasangi garis polisi pasca adanya kejadian percobaan perampokan (Ist)

Aksi percobaan pencurian dengan pemberatan (Curat) di gerai ATM Bank Mandiri yang ada di Jalan Kawi, Klojen, Kota Malang, terus diselidiki Polresta Malang Kota. Dalam penyelidikan, polisi bakal melibatkan Laboratorium Forensik untuk mengungkapkan jenis senjata yang digunakan oleh pelaku.

"Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kami akan melibatkan Lab Forensik Polda Jatim untuk mengetahui jenis senjata dan jenis amunisi yang digunakan," jelas Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga : Tembakan Pistol Rusak Pintu Kaca ATM Mandiri Jalan Kawi, Petugas Ditodong Senjata

Selain melibatkan tim Lab Forensik, Polresta Malang Kota juga akan melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan para saksi maupun rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi.

"Kita kumpulkan alat-alat bukti, baik CCTV, keterangan saksi yang melihat atau mendengar letusan tembakan, termasuk juga diamankan proyektil peluru, saat ini penyelidikan masih terus berjalan," bebernya.

Sementara itu, dalam kejadian penembakan di gerai ATM tersebut, Kapolresta Malang Kota menyebut jika aksi tersebut merupakan aksi curat. Saat itu, diduga para pelaku mengira ke-dua pegawai tersebut tengah melakukan pengisian uang tunai ke mesin ATM.

"Dari pagi sudah ada laporan jika mesin rusak untuk penarikan. Mereka akhirnya datang pukul 20.49 wib, pada saat masuk tersangka melakukan aksinya. Dikira mau ambil atau mau isi ATM mungkin. Setelah mereka masuk, pelaku beraksi," bebernya.

Baca Juga : Bukan Sepeda Baru, Maling di Tulungagung Ini Hobi Incar Motor Jadul

Mengenai kegiatan servis atau perbaikan mesin ATM tersebut, dijelaskan Kapolresta, jika sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pihak vendor ketika melakukan servis atau perbaikan ATM, memang tidak dilakukan pengawalan polisi.

"Pengawalan sesuai SOP sana hanya dilakukan ketika ada kegiatan pengambilan uang atau pengisian uang ke mesin ATM. Saat itu baru melibatkan petugas Polri," pungkasnya.

Topik
penembakan gerai ATM mandiri penembakan atm bank mandiri ATM Bank Mandiri

Berita Lainnya