Dandim 0808/Blitar Letkol  Arh Dian Musriyanto memimpin langsung latihan TFG
Dandim 0808/Blitar Letkol Arh Dian Musriyanto memimpin langsung latihan TFG

Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Arh Dian Musriyanto memimpin latihan tactical floor game (TFG) dalam penanggulangan bencana alam. Latihan dipusatkan di Makodim 0808/Blitar Jalan Ahmad Yani No 06 Kota Blitar, Rabu (26/08/2020).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan hari terakhir latihan posko I Kodim 0808/Blitar Merak Jaya tahun 2020 Korem 081/Dhirotsaha Jaya.  Latihan ini bertujuan untuk melatih unsur komandan satuan dan staf dalam melaksanakan teknik, prosedur dan tata kerja yang berlaku untuk merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan serta mengendalikan suatu operasi di satuan.

Baca Juga : Konflik Memanas, Akhirnya Pemkab Malang Mediasi Petani Jeruk dan Pemdes Selorejo

Selain itu, kegiatan latihan ini untuk memantapkan terkait dengan siaga bencana yang diawali koordinasi dilibatkannya bantuan TNI kepada pemerintah daerah. Bantuan tersebut termasuk dalam penanganan bencana alam karena Blitar Raya, yakni Kota Blitar dan Kabupaten Blitar, termasuk daerah rawan bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

“Tactical floor game(TFG) merupakan bagian dari skenario latihan posko I Kodim 0808/Blitar. Latihan ini untuk mematangkan rencana operasi saat membantu Pemerintah Daerah dalam menanggulangi Bencana Alam,” ungkap Dandim 0808/Blitar Letkol Arh Dian Musriyanto. 

Dalam kegiatan TFG ini, prajurit Kodim 0808/Blitar diberi beragam pelatihan. Di antaranya posisi penempatan personel sesuai kebutuhan yang diperlukan. Prajurit juga diberikan gambaran situasi bila nanti benar-benar terjadi bencana alam.

Baca Juga : Hanyut di Pantai Selatan Jawa, Jasad Pemancing di Blitar Ditemukan Tak Bernyawa

"TFG adalah sebuah pemaparan untuk menyimulasikan pergerakan dari unsur-unsur pelaku, yang bertujuan untuk memetakan pergerakan personel. Juga  mempermudah memberikan gambaran tentang pergerakan personel dalam membantu pemerintah daerah apabila terjadi bencana alam,” tutupnya.