Pembukaan gelaran e-sport game tournament mobile legends ITN Malang. (Foto: istimewa)
Pembukaan gelaran e-sport game tournament mobile legends ITN Malang. (Foto: istimewa)

Pandemi covid-19 yang memaksa kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dari rumah dan daring tentu membuat banyak siswa di Indonesia memiliki akses yang besar terhadap gadget. Apabila tidak dikendalikan, bukan tak mungkin hal ini bisa membuat mereka mengonsumsi konten-konten  negatif. 

Itu karena, seperti yang kita tahu, berbagai jenis konten di internet dapat diakses dengan mudah. Sementara, kemajuan teknologi itu sendiri tak dapat kita elakkan.

Baca Juga : Banyak Korban Lapor, FIB Unair Segera Tabayun dengan Keluarga Gilang 'Bungkus'

Tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik agar anak tidak terjerumus ke konten-konten negatif tersebut sekaligus tetap membangun karakter siswa. Misi itu pula yang dilakukan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang dengan gelaran e-sport game tournament mobile legends.

Mengusung semangat e-sport game yang beredukasi, turnamen tersebut diikuti sebanyak 1.367 pelajar (250 tim) SMA/SMK/sederajat se-Jawa Timur.

"Kami ingin partisipasi agar pemanfaatan teknologi ini tidak menjadi hal yang negatif, tetapi kami buat yang positif. Dan ini kalau tidak kita fasilitasi, kayaknya kita merasa bersalah karena kegiatan dengan kemajuan teknologi ini bisa menjadi ke hal-hal yang negatif," papar Rektor ITN Malang Dr Ir Kustamar MT.

Nah, dengan memanfaatkan game mobile legends melalui e-sport secara online ini, karakter anak-anak bisa dibangun dan meski di rumah. Mereka tetap bisa produktif. Ya, ITN memang ingin mengangkat sisi positif dari game yang memiliki banyak sekali penggemar tersebut.

"Harapannya, kami  bisa membangun karakter disiplin, sportif dan kejujuran, berani bertindak dan penuh perhitungan. Juga kekompakan," ucap Kustamar.

Event yang diselenggarakan kali kedua tersebut bakal menjadi salah satu cikal bakal didirikannya unit kegiatan mahasiswa (UKM) e-sport. Kustamar menjelaskan, tahun ajaran baru ini, UKM tersebut bakal direalisasikan.

Baca Juga : Tak Cuma Belajar Daring, Ajak Anak Bermain Juga Penting!

"Kami harap ITN akan memiliki bibit-bibit atlet e-sport yang bakal mewakili Malang Raya, Jawa Timur, hingga Indonesia di kancah internasional," tukasnya.

Ketua e-sport game tournament ITN Malang Aladin Eko Purkuncoro ST MT menambahkan, dari kompetisi ini, pihaknya ingin mewujudkan game yang mengedukasi. Bukan hanya mengisi waktu luang atau menghabiskan waktu belajar. Namun terselip muatan edukasi yang ingin ditekankan kepada peserta. "Seperti melatih sportivitas, semangat dan displin," kata dia.

Ke depan, apabila pandemi berakhir, ia mengusahakan event ini akan digelar se-nasional dan digelar outdoor.