Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Pelajar Ranking Kedua Pelanggar Lalin Terbanyak, Polisi Lakukan Edukasi ke Sekolah

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

24 - Jul - 2020, 17:28

Placeholder
Suasana Dikmas pelajar SMA mengenai aturan lalu lintas (Ist)

Operasi Patuh Semeru 2020 pada hari pertama, Kamis (23/7/2020) kemarin, berhasil menjaring para pelanggar lalulintas. Di mana, pelajar ataupun mahasiswa menjadi profesi terbanyak kedua yang ditilang oleh Polresta Malang Kota karena melakukan pelanggaran.

Jumlahnya terdata sebanyak 62 pelajar ataupun mahasiswa menjadi pelanggar dari 178 yang diberikan surat tilang oleh petugas Kepolisian. Jumlah tersebut, saat ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 82 orang pelanggar dengan profesi sebagai pelajar ataupun mahasiswa.

Baca Juga : Sekolah Swasta di Kota Madiun ini Bagikan Seragam dan LKS Gratis

Namun di sisi lain, dari segi usai pengendara di bawah umur yang terjaring razia, tahun ini justru mengalami kenaikan dalam periode yang sama atau pada hari pertama gelaran Operasi Patuh Semeru. 

Pada 2019 lalu, sebanyak 25 pengendara yang kena tilang, sedangkan tahun ini sebanyak 29 orang.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution, menjelaskan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk semakin menekan pelanggaran lalu lintas, khususnya kalangan pelajar maupun mahasiswa.

Karenanya bertepatan juga dengan tahun ajaran baru, Satlantas Polresta Malang Kota mulai melakukan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) kepada para pelajar dengan langsung mendatangi sekolah.

"Jadi masuk tahun ajaran baru, kami koordinasi dengan sekolah-sekolah melakukan kegiatan Dikmas. Pihak sekolah sendiri menyetujui dan menyambut dengan baik," terangnya.

Dikmas sendiri mulai dilakukan kemarin, Kamis (23/7/2020). Dikmas pertama dilakukan di SMAN 1 Kota Malang. Sementara untuk hari ini, Jumat (24/7)2020) Dikmas dilakukan di SMAN 4 yang ada dikawasan Jalan Tugu, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dimana kegiatan dilakukan di tengah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

"Karena saat ini sedang masa pandemi Covid-19, kegiatan Dikmas dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Makanya Dikmas dilakukan secara online, lewat zoom," ungkapnya.

Baca Juga : Polres Tulungagung Bidik Tiga Sasaran selama Dua Pekan Operasi Patuh Semeru 2020

Dalam materi Dikmas sendiri, ditekankan untuk mereka yang memang belum cukup umur mengendarai kendaraan ataupun yang belum memiliki SIM, diharapkan untuk tidak terlebih dulu mengendarai kendaraan bermotor.

"Peran serta orang tua dan guru juga sangat diperlukan dalam hal ini. Orang t6au maupun guru harus mengingatkan anaknya, karena demi keselamatannya sendiri. Saya yakin jika mereka yang belum cukup umur tidak akan berani mengendari motor jika tidak diijinkan oleh orang tuanya. Makanya orang tua harus aktif," pungkasnya.

Sementara itu, ke depan pihaknya juga tak hanya menyasar lokasi sekolah-sekolah saja untuk melakukan Dikmas. Lokasi kampus-kampus juga akan disasar untuk semakin memberikan pemahaman mengenai aturan lalu lintas.

 


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana