Rektor Pacu UIN Malang Menuju Kampus Ideal, Seperti Apa? | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Rektor Pacu UIN Malang Menuju Kampus Ideal, Seperti Apa?

Jul 21, 2020 13:55
Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg dalam Webinar Nasional bertema "Revolusi Pendidikan Tinggi di Indonesia Menuju Kampus Ideal: Pengalaman Barat". (Foto: Ima/MalangTIMES)
Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg dalam Webinar Nasional bertema "Revolusi Pendidikan Tinggi di Indonesia Menuju Kampus Ideal: Pengalaman Barat". (Foto: Ima/MalangTIMES)

Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Prof Dr Abdul Haris MAg terus memacu kampusnya menuju kampus ideal. Yakni, menuju world class university atau kampus bertaraf internasional. 

Untuk menuju kampus ideal ini, UIN Malang perlu belajar dari kampus-kampus ideal di luar negeri. Maka dari itu, UIN Malang menggelar Webinar Nasional bertema "Revolusi Pendidikan Tinggi di Indonesia Menuju Kampus Ideal: Pengalaman Barat".

Baca Juga : UIN Malang Punya Program Mengabdi Qaryah Thayyibah Tahun 2020, seperti Apa?

Selain Rektor, turut hadir sebagai keynote speakers yakni Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI, Prof Dr M Arskal Salim GP MAg dan Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud RI, Prof drh Aris Junaidi PhD.

"Kita ingin perguruan tinggi kita, UIN Maulana Malik Ibrahim melaju lebih cepat melampaui batas apa yang kita rencanakan," ujar Prof Haris.

Dalam melaju lebih cepat ini, UIN Malang akan melibatkan para dosen yang pernah mengikuti pendidikan di barat. Hal ini dilakukannya sebab salah satu visi UIN Malang saat ini bereputasi internasional.

"Dosen yang pernah mengalami pendidikan di luar negeri, kita ingin membawa mereka memberikan kontribusi dalam proses percepatan pengembangan kampus kita," tuturnya.

Percepatan ini juga dilakukan karena tak lepas dari adanya pandemi Covid-19. Di mana kampus harus menggunakan segala daya dan upaya terbaik untuk  menghadapi kondisi tersebut.

Momen pandemi ini, kata Rektor, dimanfaatkannya untuk percepatan kemajuan kampus dan membentuk kampus yang lebih adaptif terhadap segala situasi.

"Oleh karena itu hari ini tepat kalau kita mengadakan kegiatan seperti ini," katanya.

Atas langkah ini, Direktur Diktis Kemenag RI, Prof Dr M Arskal Salim GP MAg menganggap UIN Malang teliti dalam membaca kesempatan untuk go internasional.

Baca Juga : Bantuan Pemkot untuk Mahasiswa ITN Malang Siap Transfer, Tinggal Verifikasi Ulang Data

"UIN Malang membaca ini sangat teliti. Bahwa ini kesempatan untuk bisa melakukan akselerasi agar UIN Malang bisa tampil berada di depan, mencoba meraih kesempatan-kesempatan go internasional dan memberi kesempatan bagi perubahan-perubahan yang lebih positif," ungkapnya.

Dirinya pun mengaku senang banyak anak muda UIN Malang tamatan luar negeri. Baik itu doktor maupun yang sekarang sudah menjadi guru besar.

"Saya melihat dibanding kampus-kampus yang lain UIN Malang memiliki stok dokter-dokter muda yang brilian-brilian, yang ini saya anggap menjadi potensi besar untuk pengembangan ke depan secara lebih cepat," tandasnya.

Terlebih, UIN Maliki berlokasi di Malang di mana banyak interaksi kampus-kampus besar yang juga cukup memberi rangsangan untuk terus beraktivitas meningkatkan kemampuan kemampuan SDM masing-masing.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg

Berita Lainnya